Video: Management Irian Supermarket Ingkar Janji, Massa Nyaris Bentrok dengan Polisi

- Editorial Team

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan, TRIBRATA TV

Massa aksi mengatasnamakan Barisan Indonesia Mandiri Asahan (BIMA) nyaris bentrok dengan pihak Kepolisian dari Polres Asahan, Selasa (07/06/2022) sore.

Bentrokan dipicu, karena pihak management Irian Market Kisaran dinilai tidak menepati janji untuk bertemu langsung dengan massa terkait tuntutan mereka beberapa hari lalu.

Amatan di lokasi, kedatangan massa ini awalnya melakukan orasi damai di depan Irian Market. Sekitar sejam tak juga ditemui pihak management Irian, para massa aksi dipimpin Kordinator Aksi Nasrun dan Erlianda Saragih beranjak menuju ke dalam Irian Market, melalui pintu masuk bagian atas.

Di sinilah sempat terjadi adu argument yang nyaris berakhir bentrok. Pihak Kepolisian diwakili Kasat Samapta AKP Ilham Harahap bersikeras meminta para massa aksi untuk turun, kembali ke lokasi awal aksi, karena dianggap mengganggu fasilitas umum.

Beruntung, massa aksi meski dengan berat hati akhirnya menuruti permintaan Kasat Samapta Polres Asahan itu, kembali ke lantai bawah, persisnya di depan pintu masuk Irian Market.

BACA JUGA  Kuat Dugaan, Anggaran Pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Kisaran Dikorupsi Rekanan

Menanggapi hal ini, Erlianda Saragi menilai, pihak managemet Irian Market terkesan sengaja ingin membenturkan mereka dengan pihak Kepolisian.

“Kami menduga Irian sengaja membenturkan kami dengan kepolisian sehingga polisi merasa kecolongan. Dimana Imran selalu Manager Irian berjanji di hari ini akan menjumpai pimpinan tertinggi Irian dan memberikan jawaban atas tuntutan kami dihadapan masyarakat umum. Namun nyatanya tidak ada, bahkan polisi merasa ditipu oleh itu,” ucapnya dengan nada kesal.

“Kami tetap melakukan aksi dalam minggu ini. Bahkan dengan membawa masa lebih banyak dan masyakat yang berpenampilan horor,” akhirnya sebelum meninggalkan lokasi aksi.

Tak satupun pihak management Irian Market berhasil ditemui. Menurut sejumlah pekerja yang ditemui, Imran, pria yang disebut-sebut Humas Irian Market sedang berada di luar.

BACA JUGA  Hendak Belanja Persiapan Lebaran, Satu Keluarga Meninggal Dunia Ditabrak KA

Sekedar mengingatkan, massa BIMA melakukan aksi, Jumat (3/6/2022) lalu. Dalam orasinya, massa menilai Irian Market telah melakukan sejumlah kesalahan, seperti Izin Bangunan.

Dimana menurut BIMA, sebahagian bangunan Irian Market telah “memakan” badan jalan, dalam hal ini Jalan Imam Bonjol Kisaran.

Hal ini dinilai BIMA, telah melanggar Peraturan Bupati Asahan Nomor 01 Tahun 2012 tentang ketentuan garis sempadan dan tata cara serta persyaratan perubahan izin bangunan.

Bahkan BIMA menilai, keberadaan bangunan Irian Market yang memakan badan jalan itu menjadi pemicu kemacetan di sekitaran Jalan Imam Bonjol, mulai dari sekitaran Pos Polisi hingga ke arah Mesjid Raya Kisaran.

“Gini aja bang, memang terkait hal ini sudah pernah di RDP (Rapat Dengar Pendapat, red) oleh DPRD Asahan, tapi itu kan 2015 lalu. Sementara aturan yang baru itu tahun 2019. Jadi minta aja pihak DPRD Asahan untuk membuat RDP lagi, biar dipanggil pihak management Irian Market. Jangan seperti ini, kita-kita juga dibenturkan di lapangan,” ungkap seorang pejabat di Asahan, seraya meminta identitasnya dirahasiakan. (Gon)

BACA JUGA  Pelindo Klarifikasi Atas Klaim Besi Hibah Milik Masyarakat Papua

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat
Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur
Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani Sleman, Ahli Pertanyaan Dugaan Gas Metana

Berita Lainnya

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:15 WIB

Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:28 WIB

Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Kriminal

Januari-Mei, Polda Riau Bongkar 1.333 Kejahatan Jalanan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:03 WIB

error: Content is protected !!