Setor Rp1,4 – Rp7 Juta Dijanjikan Kerja di New Zealand, Puluhan Orang Geruduk Rumah Agen di Medan Johor

- Editorial Team

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Puluhan warga Kota Medan yang dijanjikan pekerjaan ke New Zealand, ternyata hanya sampai ke Medan Johor. Itu pun untuk menggeruduk sebuah rumah yang diduga milik seorang agen penyalur tenaga kerja. Aksi ini viral di media sosial, karena warga mengaku telah menjadi korban penipuan.

Informasi dihimpun, para korban dijanjikan akan bekerja di New Zealand dengan iming-iming gaji sebesar 3.500 dolar per bulan. Namun, hingga kini mereka tidak kunjung diberangkatkan.

Kasus ini bermula sejak tahun 2024. Saat itu, agen—yang identitasnya belum diketahui—menawarkan pekerjaan ke Selandia Baru kepada para korban. Sebagai syarat, masing-masing korban diminta membayar antara Rp1,4 juta hingga Rp7 juta.

BACA JUGA  KJRI Kuching Pulangkan 80 WNI dari Malaysia

Awalnya agen menjanjikan keberangkatan pada Agustus 2024, namun kemudian diundur ke Oktober hingga Desember 2024. Pada Januari 2025, korban kembali diberi harapan bahwa akan mengikuti interview di Malaysia, dan dijanjikan berangkat pada Februari 2025. Namun hingga kini, Agustus 2025, tak satu pun dari mereka diberangkatkan.

Banyak dari korban yang mengaku sudah menyiapkan paspor, koper, bahkan sudah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya, namun janji tinggal janji.

BACA JUGA  Polair Tanjung Balai Amankan 15 PMI dari Malaysia

Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 5 detik yang beredar di media sosial, tampak puluhan warga mendatangi rumah agen tersebut. Mereka terlihat emosi dan berteriak-teriak, namun tidak sampai anarkis karena seorang polisi terlihat berada di lokasi.

Informasi terbaru menyebutkan, agen penyalur tenaga kerja yang menjanjikan keberangkatan ke New Zealand tersebut telah diamankan Polda Sumatera Utara.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan pihaknya sedang menelusuri kebenaran informasi tersebut. “Akan saya cek ya,” ujarnya singkat saat dihubungi, Selasa (5/8/2025) sore. (Red)

BACA JUGA  Agen Brilink di Perbaungan Gelapkan Uang Setoran COD Shopee Rp1 M

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Terbaru