Sitaro, TRIBRATA TV
Di tengah suasana libur Lebaran yang biasanya dimanfaatkan untuk beristirahat bersama keluarga, Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE., MM, justru memilih berada di tengah masyarakat. Keduanya turun langsung memantau lokasi-lokasi yang terdampak bencana serta mengecek kondisi infrastruktur yang perlu segera ditindaklanjuti.
“Kami tidak ingin hanya melihat laporan dari meja. Kondisi di lapangan harus dipastikan langsung agar langkah penanganannya tepat dan cepat,” tegas Bupati Chyntia saat meninjau salah satu titik longsor di Kinali.
Fokus utama dalam kunjungan ini adalah bencana longsor yang terjadi di area tanggul penahan tanah, tepatnya di lokasi peresmian Gedung Gereja Galilea Kinali. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran warga setempat karena posisi tanggul yang rawan dan dapat membahayakan pemukiman jika tidak segera ditangani.
“Kami akan pastikan perbaikan tanggul ini menjadi prioritas, apalagi ini menyangkut keselamatan warga,” kata Bupati Chyntia dengan serius. Ia menyebutkan bahwa proses penganggaran dan pengerjaan darurat akan segera didorong, mengingat situasi yang masuk kategori urgent atau mendesak.
Sementara itu, Wakil Bupati Heronimus menambahkan bahwa infrastruktur lain seperti jalan dan fasilitas umum di daerah terpencil juga sedang dipetakan kebutuhan perbaikannya. “Kami tidak ingin ada desa yang tertinggal hanya karena akses dan fasilitasnya tidak memadai,” ujarnya saat mendampingi kunjungan ke beberapa wilayah terdampak.
Respons cepat ini menuai apresiasi dari masyarakat. Warga Kinali merasa lega karena pemerintah daerah langsung hadir dan menunjukkan komitmen nyata, bukan sekadar janji. Kehadiran pemimpin di lokasi kejadian disebut memberi rasa aman dan harapan baru bagi warga.
Langkah Bupati dan Wakil Bupati Sitaro ini menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan di balik meja, tetapi juga tentang empati, aksi nyata, dan keberanian mengambil keputusan cepat saat dibutuhkan. Sebuah teladan yang diharapkan terus konsisten di masa-masa mendatang. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








