Video: Petani Desa Bandar Kalifah Deli Serdang Keluhkan Tanaman Dirusak OTK

- Editorial Team

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Sungguh sedih nasib dua puluh kepala keluarga petani yang tinggal di tanah garapan Pasar 12, Desa Bandar Kalifah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara ini.

Mereka yang sudah sebelas tahun tinggal dan bercocok tanam di lahan itu mengeluh dan berharap adanya keadilan hukum atas perusakan tanaman jagung serta pengancaman tidak dapat bercocok tanam dari orang tidak dikenal (OTK).

Bahkan tanah garapan yang sudah 11 tahun mereka kelola itu sudah dibangun beberapa rumah oleh para OTK.

Kepada awak media ini Jasper Sianturi (43) dan istri, Washington Butar Butar (56) dan istri, Mangisi Bonar Butar – Butar (45), Mak Maruba boru Sagala, Raya Butar Butar, Tanurbaya boru Butar Butar, (67), BD Butar Butar, Tumpal Simanungkalit, Jerry Simarmata, Maju Marpaung, Firma Pangabean, Lizon Butar -Butar dan beberapa masyarakat lain membenarkan kejadian tersebut.

BACA JUGA  Polresta Deli Serdang Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2022 Lewat Media Sosial

Mereka mengaku mengarap dilokasi tersebut karena keadaan ekonomi susah dan tidak dapat memiliki tempat tinggal. Namun mereka juga mengatakan sudah lebih kurang 11 tahun tinggal dan mengais rezeki dengan bercocok tanam dilahan garapan itu.

Menurut Washington Butar Butar pada tahun 2020 ia membuat tembok pembatas dilahan yang dikelolanya tersebut. Tidak berselang lama tiba-tiba tembok yang baru selesai dibangun dirobohkan oleh orang dikenal.

BACA JUGA  Kapolres Merangin Atensi Kasus Penembakan, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Akibatnya ia mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. “Uang tersebut hasil patungan dari bantuan keluarga,” sebutnya dengan nada sedih, Minggu (3/10/2021).

Keluhan senada juga disampaikan Jasper Sianturi, Mangisi Butar-Butar dan Tunurbaya Butar-Butar. Tanah yang ditanami jagung yang sudah berumur dua bulan dirusak. Mereka mengaku rugi Rp3 juta an.

“Mirisnya kami diintimidasi tidak boleh lagi bercocok tanam kembali, di areal ini, sedih dan trauma lah kami bang, ” sebut mereka.

Mereka berharap para pelaku yang merusak tembok pembatas lahan, tanaman jagung dan pelaku intimidasi segera ditangkap kepolisian. (H.Pakpahan)

BACA JUGA  Polsek Biru-Biru Gelar Patroli dan Monitoring Ketersediaan BBM

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kecelakaan Maut di Kepek Wonosari, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia di Lokasi
Warga Sungai Raya Temukan Mayat Mengapung, Diduga Warga Tayan Hilir yang Hilang
Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat

Berita Lainnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:30 WIB

Kecelakaan Maut di Kepek Wonosari, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia di Lokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:19 WIB

Warga Sungai Raya Temukan Mayat Mengapung, Diduga Warga Tayan Hilir yang Hilang

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Berita Terbaru

error: Content is protected !!