Sitaro, TRIBRATA TV
Masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) diimbau untuk dapat memanfaat lahan tidur tidak produktif untuk aktivitas berkebun, sehingga selain mengolah lahan, sekaligus dapat menjaga kelestarian lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Kepulauan Sitaro Dr. Agus Tony Poputra, Jumat (30/12/2022).
Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan akibat dampak wabah Covid-19, masyarakat dituntut untuk bisa mandiri dalam menjaga ketahanan pangan.
“Salah satu upaya yang didorong pemerintah daerah untuk menekan inflasi yakni dengan menggenjot sektor pertanian dan pangan lewat kegiatan masyarakat untuks berkebun, “katanya.
Asisten II mengatakan lewat program ini, pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi akan dirasakan oleh masyarakat hingga pelosok desa. Hal tersebut harus dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat.
“Sosialisasi harus berjalan, diharapkan juga kiranya dalam RKPK (Rencana Kerja Pemerintah Kampung) supaya Kapitalau dapat membuat program menanam untuk mengantisipasi jika tiba-tiba krisis pangan terjadi, “tukasnya.
Dikatakannya, untuk menjaga ketahanan pangan terutama pangan lokal ini hal ini juga sesuai dengan instruksi Bupati untuk mengajak masyarakat kembali berkebun.
“Tidak mungkin pemerintah bergerak sendiri, oleh karenannya masyarakat juga harus terlibat. Karena saat ini sudah jarang didapati anak-anak muda yang ada kemauan untuk menanam dan berkebun. Ini pun menjadi kendala, kendala karena lahan yang terbatas juga kendala karenan keinginan masyarakat yang minim, “paparnya.
Ia berharap masing-masing wilayah baik itu kecamatan dan kelurahan sampai ke kampung-kampung dalam Jumat Bersih kiranya bukan cuma perangkat pemerintah kecamatan/kelurahan/desa yang terlibat, masyarakat pun dapat dilibatkan. Kemudian perlahan diarahkan untuk memanfaatkan lahan-lahan yang kosong.
“Untuk hasilnya kiranya dapat berkoordinasi dengan pemerintah kampung setempat apabila bisa dibagi dua dan sebagainya, daripada membiarkan tanah kosong lebih baik kita manfaatkan mulai dari sekarang. Nah hal ini yang kurang di Kabupaten Sitaro, dan kedepan saya juga menekankan kepada Dinas pangan supaya banyak memanfaatkan lahan kosong, atau juga boleh menanam dengan hidroponik, “tegas Poputra.
Selain menghimbau untuk gemar menanam, Asisten II ini juga mempertegas agar selalu bijak dalam menanam. “Jangan semua lahan ditanam pada waktu yang bersamaan, sepertiga dulu kedepannya lagi sepertiga yang ditanam supaya setiap bula ada yg dipanen,” katanya.
Ia berharap dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan penghijauan dengan cara berkebun ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk anak cucu nantinya. (jemi lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









