Sitaro, TRIBRATA TV
Sukacita menyelimuti masyarakat Pulau Buhias setelah akhirnya menikmati layanan listrik 1×24 jam untuk pertama kalinya dalam sejarah. Cahaya yang tak lagi padam itu menjadi simbol perubahan besar yang telah lama dinantikan warga setempat.
Merry, salah satu warga Buhias, tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya.
“Kami sudah bisa bercahaya terus menerus. Terima kasih kepada Bupati Chyntia Ingrid Kalangit dan Wakil Bupati Hieronimus Makainas yang sudah memperjuangkan ini, juga kepada Gubernur Sulawesi Utara YSK,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Merry, hadirnya listrik non-stop bukan sekadar penerangan, tetapi harapan baru yang selama ini terhalang keterbatasan energi. Aktivitas masyarakat kini lebih nyaman, rumah-rumah lebih hidup, dan anak-anak bisa belajar tanpa harus khawatir gelap.
Senada, Jhon—warga yang berprofesi sebagai nelayan—mengungkap betapa besar dampak perubahan ini terhadap ekonomi keluarga.
“Kami sudah bisa membuat es batu sendiri untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil tangkapan bisa disimpan lebih banyak,” tuturnya penuh syukur.
Ia menegaskan bahwa listrik 24 jam bukan hanya kemudahan, tetapi lompatan ekonomi bagi masyarakat Pulau Buhias.
Upaya Pemerintah Daerah Berbuah Hasil
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M., menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja dirinya ke Kantor UID PLN Suluttenggo beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, ia bertemu langsung dengan General Manager PLN untuk menyampaikan permohonan resmi pelayanan listrik penuh bagi Pulau Buhias.
“Puji Tuhan, dengan bantuan Bapak Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., akhirnya PLN menjawab dan menyetujui pelayanan listrik 1×24 jam,” ujar Bupati Chyntia.
Saat ini, proses teknis tengah berjalan dan memasuki tahap percepatan pemasangan jaringan di sejumlah titik.
Launching Resmi Dijadwalkan 15 Desember 2025
Pemkab Sitaro menetapkan tanggal 15 Desember 2025 sebagai waktu launching resmi layanan listrik 24 jam di Pulau Buhias. Momen ini akan menjadi sejarah tersendiri bagi warga yang selama lebih dari delapan dekade hidup dalam keterbatasan penerangan.
Bupati turut meminta dukungan seluruh masyarakat, terutama terkait pemasangan tiang listrik serta penarikan kabel menuju Dusun Bunaken Buhias.
“Kerja sama masyarakat sangat penting karena sebagian jaringan akan melintasi lahan perkebunan warga,” jelasnya.
Menuju Pulau “Merdeka Listrik”
Dengan dukungan, keikhlasan, dan gotong-royong warga, pemerintah optimistis Pulau Buhias akan benar-benar “Merdeka Listrik”—untuk pertama kalinya sejak 80 tahun Indonesia merdeka. Sebuah langkah maju yang bukan hanya menerangi kampung, tetapi juga masa depan generasi yang tumbuh di pulau kecil tersebut. (Jemmy Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









