Belu, TRIBRATA TV
Calon Bupati Belu, NTT, Hironimus Mau Luma mengatakan lolosnya ia dan Theo Manek sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati ingin tunjukkan bahwa maju menjadi calon pemimpin itu tidak harus orang kaya tapi orang miskin juga bisa.
Pernyataan ini disampaikan saat kampanye rapat terbatas bersama ratusan masyarakat di Desa Derokfaturene, Desa Lawalutolus dan Desa Naitimu Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu NTT, Jumat (28/09/2024) lalu.
“Keputusan yang diambil sangat beresiko sebagai seorang ASN yang telah mengabdi selama belasan tahun harus mengundurkan diri tanpa mendapat hak sebagai pensiun,” kata Roni.
Dikatakannya saat menyatakan sikap maju sebagai calon Bupati dan calon Wakil Bupati Belu, banyak orang yang mengatakan Paket Roman adalah paket Mukit (miskin) tidak mungkin lolos pada saat verifikasi. “Namun kita berbangga atas kerja keras bapak – ibu saudara-saudari sekalian hari ini saya dan kakak Theo berdiri dihadapan kita sekalian sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.
Dengan kehadiran Paket Roman dalam pilkada Belu ini ingin menunjukkan kepada generasi kita agar berani maju menjadi calon pemimpin meskipun dikatakan miskin.
Dikemukakan, dirinya bersama Theo Manek mengusung Visi Tri Bina Cita, Masyarakat Belu yang Sejahtera, Beriman dan Beradat, Untuk Visi Masyarakat Belu yang Sejahtera serta ada enam program prioritas utama yang salah satunya yakni melakukan revolusi pertanian, peternakan dan perikanan.
“Mata pencaharian masyarakat Belu mayoritas petani, maka kita akan bantu petani meningkatkan kesejahteraannya dengan melakukan revolusi pertanian yang dalam operasionalnya, Masyarakat hanya tahu tanam, rawat dan panen. Pemerintah bantu olah lahan, bantu benih, obat-obatan dan Pupuk gratis. Demi mencapai kesejahteraan masyarakat, pemerintah akan menempatkan ASN sesuai dengan disiplin ilmu, jika orang itu jurusannya pertanian tempatkan di dinas pertanian, peternakan tempatkan di Dinas peternakan karena mereka yang tahu untuk mengelola, jangan hanya karena kepentingan politik menempatkan orang tidak sesuai dengan disiplin ilmunya,” pungkasnya.
Sementara itu calon Wakil Bupati Belu, Theodorus F. Seran Tefa menyinggung soal budaya yang sudah mulai luntur
“Bapak ibu saudara-saudari sekalian jika Roman dipercayakan untuk memimpin Rai Belu, kita akan lakukan revitalisasi dan rehabilitasi rumah-rumah adat, Ksadan, dan tempat situs-situs bersejarah lainnya,” ungkap Theo Manek.
Sedangkan untuk pengobatan gratis, ia menyampaikan, program tersebut merupakan salah satu program prioritas dari Paket Roman.
“Program kesehatan gratis berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia termasuk masyarakat Belu dan ini bukan program orang tertentu, tetapi perintah Undang-Undang, siapapun yang menjadi Bupati, wajib hukumnya harus menjalankan program berobat gratis ini, oleh karena itu Jika kami dipercayakan, maka kita akan benahi struktur dinas yang menangani itu mulai dari pimpinan organisasi perangkat Daerah hingga bawahannya oleh karena ada temuan dari BPK dimana ada orang mati yang namanya masih tercatat, ada juga NIK yang ganda, orang yang merantau ke provinsi lain bahkan luar negeri pun NIKnya masih tercatat, hal-hal seperti ini akan menimbulkan beban keuangan daerah oleh karena itu kita sudah berkomitmen untuk reformasi total birokrasi , yang ada di kabupaten kita ini,” pungkasnya.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









