Sitaro, TRIBRATA TV
Kabar duka menyelimuti dunia Taekwondo Kabupaten Sitaro. Pengurus Cabang Taekwondo Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Master Taekwondo Conny Najoan, sosok yang dihormati karena dedikasinya dalam olahraga bela diri ini.
Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Sitaro, Renold Tumbio, turut menyampaikan ungkapan duka mendalam atas kehilangan yang dirasakan.
“Beliau adalah seorang guru yang luar biasa, seorang pemegang sertifikat Dan VI, dan juga pemegang lisensi Penguji Nasional UKT untuk wilayah Sulawesi Utara. Kehilangan ini sangat besar, bukan hanya untuk keluarga beliau, tetapi juga bagi dunia taekwondo di daerah kami,” kata Renold Tumbio dalam pernyataan resminya.
Jasa Tak Terlupakan dalam Pengembangan Taekwondo Sitaro
Master Conny Najoan dikenal sebagai sosok yang telah banyak berjasa dalam membangun dan memotivasi atlet taekwondo di Kabupaten Sitaro. Selama hidupnya, ia tidak hanya melatih tetapi juga menjadi inspirasi bagi para atlet muda untuk terus berprestasi. Renold Tumbio menegaskan, semangat dan dedikasi almarhum akan menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
Harapan Penghiburan Bagi Keluarga yang Ditinggalkan
Ucapan duka juga ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami berdoa agar istri, anak-anak, dan cucu-cucu almarhum diberikan penghiburan sejati dari Tuhan. Kehilangan ini memang berat, tetapi kami percaya beliau telah beristirahat dalam damai,” tambah Renold.

Pukulan Berat Bagi Dunia Taekwondo Sulawesi Utara
Kepergian Master Conny Najoan tak hanya dirasakan di Sitaro, tetapi juga di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Sebagai penguji nasional, kontribusinya dalam mencetak atlet-atlet berbakat di tingkat provinsi sangat besar. Banyak pihak menyatakan, kepergian ini meninggalkan kekosongan yang sulit tergantikan.
Semangat dan Warisan yang Abadi
Meskipun telah tiada, warisan Master Conny Najoan dalam dunia taekwondo akan terus hidup. Para atlet dan pengurus di Kabupaten Sitaro berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan dan semangat yang telah beliau tanamkan. “Kami akan terus menjaga warisan yang beliau tinggalkan dan menjadikannya motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” tutup Renold.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








