Sitaro, TRIBRATA TV
Jumat (29/11/2025), sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro yang seharusnya berlangsung formal dan penuh wibawa, mendadak berubah menjadi panggung drama penuh ketegangan. Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Djon Ponto Janis, SH, itu memuat tiga agenda penting: penjelasan Bupati terkait Ranperda APBD 2026, pandangan umum fraksi, serta tanggapan Pemerintah Daerah.

Namun alih-alih berjalan sesuai protap, suasana tiba-tiba memanas.
Meja Digeber, Papan Nama Terbang, Fraksi Saling Panas
Ketegangan mulai terasa ketika suara gebrakan meja terdengar keras di tengah pembahasan. Evenson, salah satu anggota dewan, tiba-tiba melempar papan nama hingga hampir mengenai Heddy Wem Janis (HWD). Ruangan sontak bergemuruh. Beberapa anggota kaget dan berdiri dari kursinya.
Belum sempat suasana mereda, Bob Never Janis melontarkan tantangan duel kepada Ketua Fraksi PDIP, Moghtar Kaudis. Suara-suara tinggi bersahutan, dan sebagian anggota tampak terkejut, sementara yang lain hanya terpaku tak percaya melihat situasi yang memanas begitu cepat.
Ketegangan semakin tajam. Heddy Wem Janis terlihat menahan emosi, sementara Ketua DPRD—yang hari itu genap berusia 59 tahun—berupaya keras meredam suasana, meminta semua kembali tertib. Petugas keamanan pun dipanggil untuk menenangkan ruangan yang mulai kacau.

Para Undangan Tertegun—Termasuk Bupati
Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, bersama Wakil Bupati Hieronimus Makainas, SE., MM, terlihat terkejut dengan apa yang terjadi. Beberapa undangan tampak pucat, sebagian bahkan sempat menjerit kecil karena kaget.
Namun di balik kekacauan itu, sejumlah wajah terlihat mengulas senyum samar—seakan mengetahui bahwa ada sesuatu yang “tidak biasa” dari keributan mendadak tersebut.

Titik Balik: Musik Ulang Tahun Mengalun
Kekacauan itu berubah total dalam hitungan detik.
Saat ruangan mulai senyap, musik “Selamat Ulang Tahun” tiba-tiba mengalun pelan. Pintu ruang sidang terbuka, dan masuklah Bupati Chyntia Kalangit membawa sebuah kue ulang tahun. Di belakangnya menyusul kue kedua dari Anggota DPRD Julinda Tatemba, dan satu lagi dari Sekretaris Daerah Drs. Denny Kondoj, M.Si.

Tawa pecah. Para anggota dewan yang tadi saling tegang mendadak tertawa—seolah baru sadar bahwa “keributan” barusan hanyalah sebuah setingan yang dirancang secara rapi sebagai kejutan ulang tahun untuk Ketua DPRD.
Kursi yang bergeser, ekspresi emosi, tantangan duel—semuanya ternyata bagian dari skenario kejutan.
Ruangan yang semula bergolak oleh kemarahan berubah total menjadi suasana hangat penuh canda dan tepuk tangan.
Ucapan Selamat dan Satu Pertanyaan yang Menggantung
Ketua DPRD Djon Ponto Janis, SH akhirnya tersenyum lebar ketika menerima ucapan selamat ulang tahun dari seluruh hadirin. Banyak yang tak menyangka bahwa drama yang begitu meyakinkan itu hanyalah bagian dari kejutan yang dipersiapkan dengan sangat matang.
Namun meski suasana telah mencair, satu pertanyaan tetap menggantung di udara:
“Siapa sutradara di balik drama yang begitu rapi ini?”
Tidak ada yang mengaku. Tidak ada yang menunjuk. Dan misteri kecil itu justru menjadikan Paripurna malam ini sebagai sidang paling dramatis, paling mengejutkan, dan paling berkesan menjelang akhir tahun 2025. (Jemmy Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









