Manado, TRIBRATA TV
Dalam upaya memperkuat jaminan sosial bagi para pekerja rentan, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM., menunjukkan komitmen kuat dengan hadir langsung pada sesi wawancara kandidat Paritrana Award Provinsi Sulawesi Utara tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2025, di Kota Manado dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Drs. Denny D. Kondoj, M.Si.
Kehadiran Bupati Chyntia bukan sekadar seremoni. Dalam kesempatan tersebut, ia menandatangani perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sitaro dan BPJS Ketenagakerjaan. Fokus utama kerja sama ini adalah perlindungan sosial ketenagakerjaan untuk kelompok pekerja rentan — mereka yang selama ini berada di garis depan namun kerap terabaikan oleh sistem perlindungan formal.
“Kami sadar bahwa perlindungan bagi pekerja rentan bukan pilihan, tapi kewajiban. Ini bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Chyntia saat sesi wawancara berlangsung. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program dan kolaborasi lintas sektor agar hak-hak dasar tenaga kerja terpenuhi.
Paritrana Award sendiri merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan tokoh masyarakat yang berkomitmen mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan. Masuknya Sitaro sebagai kandidat menunjukkan pengakuan terhadap langkah-langkah nyata yang telah dan sedang dijalankan di daerah kepulauan tersebut.
Di tengah tantangan geografis yang kompleks, Sitaro tetap melangkah progresif. Pemda setempat bahkan telah meluncurkan sejumlah inisiatif lokal untuk mendorong masyarakat nonformal — termasuk nelayan, petani, dan pekerja harian — agar terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini menjadi bagian penting dalam visi kepemimpinan Bupati Chyntia yang menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan.
Dengan penandatanganan kerja sama strategis tersebut, diharapkan ribuan pekerja di Sitaro akan mendapat jaminan sosial yang layak, termasuk jaminan kecelakaan kerja, kematian, dan hari tua. Ini bukan sekadar data untuk laporan, tetapi bukti hadirnya pemerintah dalam kehidupan sehari-hari warga.
Langkah ini menandai bahwa Kabupaten Sitaro tak hanya hadir sebagai kontestan penghargaan, tetapi juga sebagai contoh daerah yang berani menempatkan keadilan sosial di atas kepentingan birokrasi. “Ini bukan tentang lomba, tapi tentang perubahan nyata,” pungkas Bupati Chyntia menutup sesi wawancara. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









