Video: Bantah Memeras, Robert Pakpahan: Ini Masalah Tanah Kami yang Diserobot

- Editorial Team

Senin, 28 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Robert Pakpahan membantah keras tudingan meminta uang keamanan kepada warga yang membangun rumah di komplek Mawar Tropikal Dusun II Marindal II, Deli Serdang. Ia datang ke lokasi itu karena mengetahui sedang dibangun padahal lahan itu miliknya.

“Peristiwa itu adalah murni soal kepemilikan lahan namun pemilik rumah melawan bahkan menembak kami,” ujar Robert, Minggu (27/6/2021).

CEK VIDEONYA:

Iapun menjelaskan kronologis lahan yang dibangun oleh Sari Dewi Nasution. “Sesuai surat pelepasan hak atas tanah dengan ganti rugi yang dikeluarkan notaris Thomas Tarigan SH bernomor 1716/pttsdbt/XII/2019, lahan itu bukan milik Sari Dewi Nasution lagi,” ujarnya lagi.

Dalam surat pelepasan Sari Dewi Nasution sebagai pihak pertama telah melepas hak atas lahan itu kepada Boyke Planta pada tanggal 17 Desember 2019 dengan ganti rugi Rp600 juta untuk lahan seluas 6.000 meter persegi.

BACA JUGA  Lapas Lubuk Pakam Gelar Jadwal Belajar Desa Satu

“Nah lahan yang kami datangi itu adalah bagian dari lahan yang dilepas,” tandasnya.

Menurutnya lahan seluas 7X20 meter tersebut sudah mereka alihkan kepada Kasmiati sesuai surat notaris Nofril SH bernomor 745/pttsdbt/VIII/2020.

Namun Kasmiati terkejut karena lahan itu tiba-tiba dibangun oleh orang lain. Karenanya ia mengadu kepada Robert sebagai pemilik lahan itu.

Robert pun mengingatkan kepada Sari untuk tidak membangun dilahan tersebut. “Sudah tiga kali kami mengingatkan pada bulan Desember 2020, Februari 2021, dan kemarin Senin, 21 Juni 2021,” tambahnya.

Robert yang datang bersama tiga rekannya, pada Senin 21 Juni lalu itu kembali mengingatkan agar Sari Dewi Nasution tidak membangun. Namun upaya meningingatkan itu justru mendapat perlawanan.

Seorang keluarga Sari Dewi mengeluarkan parang dan langsung membacok Robert hingga mengena tangan kanannya. Beruntung hanya tergores sedikit.

BACA JUGA  BPBD Masih Mencari 3 Korban Hilang Pasca Banjir dan Longsor di Deli Serdang

Semakin kalap, Sari Dewi Nasution mengeluarkan pistol dari tas tangannya. Ia langsung menembak ke arah Robert dan tiga rekannya. Empat kali terdengar senjata itu meletus.

Begitu mengetahui Sari Dewi mengeluarkan pistol, Robert dan kawan-kawan berusaha menyelamatkan diri. Namun tembakan itu mengenai mereka.

“Akibat tembakan itu, tiga mengenai saya masing-masing di lengan kanan, lengan kiri dan pinggang kiri, sedang satu lagi mengenai rusuk kanan Samsul, rekan saya,” tandas Robert sambil menunjukan foto Dewi Sari Nasution yang memegang pistol.

Usai penembakan itulah, Sari Dewi merekam dengan ponselnya dan memviralkannya. Ia pun menuduh Robert dan kawan-kawan memeras mereka.

Sari pun melaporkan tuduhan memeras ke Polsek Patumbak. Namun Robert juga melaporkan penembakan itu ke Polsek Patumbak.

BACA JUGA  Kapolresta DS Jadi Orang Ketiga Divaksin

“Saya hanya ingin menjaga hak saya, lahan saya yang diserobot oleh Sari Dewi, bukan memeras,” jelas Robert lagi.

Karenanya, ia berharap laporannya di Polsek Patumbak segera diproses termasuk penggunaan senjata oleh Dewi Sari Nasution.

“Kami ingin menjaga hak kami koq dituduh memeras? Polisi harus mengungkap ini sejelas-jelasnya,” kata Robert. (H.Pakpahan)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan
Polisi: ASN BPN Nias Lompat dari Lantai 12 Usai Kencan
Pohon Tumbang di Jalan Agrowisata Turi Sleman Timpa Pengendara Motor, Korban Terjepit Batang Kayu
Polres Tebing Tinggi Evakuasi Jenazah Pria di Simpang Medan

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45 WIB

Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Terbaru

Keterangan Foto : Sejumlah pensiunan Karyawan PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau saat melakukan pemberkasan uang beras. (Sumber foto Turangnews.com)

Sumatera Utara

PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:33 WIB

Satria Punjul memberikan penjelasan budidaya bawang merah TSS Merdeka F1 saat kunjungan lahan Farmer Field Day di Muntilan.

Jawa Tengah

Bawang Merah TSS Merdeka F1 Diperkenalkan di Magelang

Sabtu, 18 Jul 2026 - 15:32 WIB