Tanjungpinang, TRIBRATA TV
Paguyuban Pasundan Jawa Barat Kota Tanjungpinang menggelar lomba cerdas cermat bahasa Sunda, dalam merayakan Milangkala ke 5, Minggu (27/2/2022) malam.
Lomba tersebut dilaksanakan di Komplek Ruko Pinang Mas Residence Blok.A No.42 Jalan Raja Haji Fisabilillah Km.8 atas, Kota Tanjungpinang.
Paguyuban Pasundan Jawa Barat Kota Tanjungpinang ini diketuai Saiful Mukarom alias kang ujang Rizki dengan sekretaris Mayor TNI Arief Gunawan yang bertugas di Lanudal Tanjungpinang.
Dalam perayaan Milangkala juga digelar berbagai kegiatan seperti futsal, donor darah, kejuaraan karambol, arumba, calung, angklung dan tari Jaipong yang diikuti warga Pasundan yang berada di Kota Tanjungpinang.
Mayor Arief Gunawan mengatakan dengan kegiatan ini tentunya dapat membawa warga Pasundan kearah yang baik dan semakin maju kedepannya. Juga mampu melestarikan budaya Sunda dan menjaga keaslian dalam mencermati kecerdasaan.
“Juga merupakan ajang untuk mengembangkan keterampilan membaca aksara Sunda,” ucapnya, Senin (28/2/2022).
Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik untuk kemajuan warga Sunda di Kota Tanjungpinang dalam berbahasa Sunda dan membaca Aksara Sunda.
Dalam lomba cerdas cermat bahasa Sunda dibagi dalam kelompok.Setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Setiap peserta lomba mendaftar kepada panitia.
“Cerdas cermat bahasa Sunda, dinilai oleh tim penilai. Bagi peserta yang mampu mendapatkan nilai yang terbaik maka keluar sebagai pemenangnya” terangnya.
Pada perlombaan ini keluar sebagai pemenang Kelompok Ladrang yang terdiri dari Mang Elon, Mang Iyus, dan Teh Eka, Juara 2 Kelompok Kinanti (Dodi, Mang Iwa, Teh Elsi), Juara 3 Kelompok Dangdang Gula (Teh Tati, Mang Ujang, Teh Lili).
Tim penilai dalam lomba ini adalah Diah Ratna Karina, seorang ahli bidang bahasa yang telah teruji dan berkompeten di dunia tata bahasa Sunda, dan Toto Sucipto Kepala BPNB Provinsi Kepri.
Selain itu ” Paguyuban Pasundan ini di lantik langsung oleh Pengurus Besar, yaitu Profesor Dr H.M Didi Turmudzi M.Si.
Menurut Agus, organisasi paguyuban Pasundan Kepri didirikan untuk meningkatkan rasa persaudaraan sesama orang Sunda yang Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh.
Sedang Teh Eni Monic tokoh perempuan Paguyuban Pasundan mengajak untuk terus melestarikan sastra Bahasa Sunda dan Budaya Pasundan di Kepri.
“Mari kita bersama-sama bergandeng tangan, dalam melestarikan budaya asli nusantara ngaliwatan basa jeung sastra Sunda urang ronjatkeun kareueus kana make basa Sunda, Nyantri, Nyantika, Nyunda dan Nyakola. (M.HOLUL)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








