Sitaro, TRIBRATA TV
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur serta mengakibatkan kerugian materi bagi masyarakat. Hujan deras dan angin kencang memicu banjir bandang serta tanah longsor di beberapa wilayah, membuat warga terdampak harus berjuang untuk bertahan di tengah situasi sulit.
Merespons kondisi ini, Wakil Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, SE,. MM bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro, Ny. Lesly J. Makainas Sasiwu, S.Pd, turun langsung ke lokasi bencana di Tagulandang untuk meninjau kondisi jembatan yang rusak serta area terdampak longsor. Kehadiran mereka menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana alam ini.
Di lokasi bencana, Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE.,MM menyatakan bahwa pemerintah daerah melalui kami berdua Ibu Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, SKM akan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak serta memberikan bantuan bagi warga yang terdampak. “Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah daerah akan bergerak cepat untuk menangani situasi ini,” ujarnya, Selasa (25/3/2025).
Selain meninjau lokasi bencana, Ketua TP-PKK Ny. Lesly J. Makainas Sasiwu juga memberikan semangat kepada warga yang kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian akibat banjir bandang. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya membantu pemulihan kondisi masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan mereka dengan normal.
Sementara itu, warga yang terdampak bencana menyampaikan harapan agar pemerintah segera mengupayakan perbaikan infrastruktur yang rusak, terutama jembatan dan akses jalan yang sangat penting bagi mobilitas mereka. Beberapa warga juga mengungkapkan kebutuhan mendesak seperti bahan makanan, air bersih, dan tempat pengungsian yang layak.
Pemerintah Kabupaten Sitaro juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga di daerah rawan longsor dan banjir diharapkan mengikuti arahan dari pemerintah serta segera mengungsi jika diperlukan demi keselamatan mereka.
Dengan adanya langkah cepat dari pemerintah daerah serta solidaritas masyarakat, diharapkan pemulihan pasca-bencana dapat berjalan dengan baik. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam serta perlunya pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh untuk menghadapi cuaca ekstrem di masa depan. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









