Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja serta Capaian Program/Kegiatan Tahun 2025 yang berlangsung di Media Center, Kamis (23/4/2026) pukul 04.00 WITA. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menilai arah dan kualitas pembangunan daerah.
Sambutan Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah, Drs. Eddy Salindeho, M.Si. Kehadiran para pimpinan perangkat daerah hingga jajaran staf menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.
Dalam pembukaan, disampaikan salam lintas iman sebagai wujud penghormatan dan kebersamaan. “Salam sejahtera bagi kita semua, Shaloom, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” menjadi pengantar yang menegaskan semangat persatuan dalam menjalankan tugas pembangunan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah, dr. Semuel E. Raule, M.Kes, Kepala Bapperida Ronald N. Pakasi, SE, M.Si, serta para pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Sitaro.
Dalam sambutannya, Plt Sekda mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan dan kesehatan yang diberikan sehingga dapat mengikuti rapat penting ini dengan penuh semangat.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian strategis dalam siklus pembangunan daerah. Evaluasi menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, pemerintah daerah wajib melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap perencanaan pembangunan,” ujarnya, menekankan pentingnya regulasi sebagai landasan kerja.
Lebih lanjut, rapat ini diarahkan untuk menilai sejauh mana target pembangunan telah direalisasikan oleh masing-masing perangkat daerah. Hal ini menjadi indikator utama dalam mengukur keberhasilan program yang telah dijalankan sepanjang tahun.
Selain itu, evaluasi juga bertujuan mengukur capaian kinerja secara objektif dan terukur. Dengan demikian, setiap perangkat daerah dapat mengetahui posisi dan progres yang telah dicapai.

Tak hanya itu, berbagai kendala dan hambatan di lapangan juga menjadi perhatian utama. Identifikasi masalah dinilai penting agar solusi yang dirumuskan tepat sasaran dan dapat diimplementasikan secara efektif.

Dalam arahannya, Plt Sekda menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari besarnya program yang direncanakan. “Yang terpenting adalah sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan benar-benar berorientasi pada hasil (output) dan dampak (outcome). Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berhenti pada angka, tetapi menyentuh kebutuhan masyarakat. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









