Aceh Tamiang, TRIBRATA TV
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 77 pada tahun 2023 ini, Polres Aceh Tamiang gelar Jum’at Curhat yang diikuti sejumlah pejabat utama polres setempat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Green Kota Cafe, Dusun Amaliyah Desa Kota Kualasimpang, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, pada Jum’at (23/06/2023).
Jum’at Curhat kali ini, dipimpin Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muhammad Yanis, didampingi Wakapolres Kompol Icsan, dan Polsek Kualasimapang An. Iptu Amril Bakhri, diikuti bersama para PJU Polres Aceh Tamiang.
Selanjutnya, Danramil 01/KSP An. Kapten Inf. Abidin, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kualasimpang Safwan, Kasubag Strajemen Polres Aceh Tamiang Iptu M. Nur, Para Perwira Polres Aceh Tamiang, serta dengan Para Datuk Penghulu,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Toko Adat dan masyarakat Kecamatan Kualasimpang.
AKBP Muhammad Yanis, melalui Kasi Humas, AKP Untung Sumaryo menyampaikan Jum’at Curhat ini menyambut Hari Bhayangkara ke 77 disesuaikan dengan program strategis Mabes Polri untuk polri senantiasa untuk dan bersama rakyat.
“Jumat Curhat merupakan salah satu Program Quick Win Kapolri untuk tatap muka dan mendengarkan secara langsung keluhan, saran dan masukan masyarakat terkait Harkamtibmas,” kata AKP Untung Sumaryo.
Kata Kasi Humas, tujuan kegiatan, silaturahmi antara Kapolres Aceh Tamiang dan para tokh masyarakat, untuk mendengarkan secara langsung keluh kesah masyarakat terkait Harkamtibmas, serta mendengarkan secara langsung Saran dan masukan masyarakat terkait kinerja Polri khususnya Polres Aceh Tamiang.
“Disamping sebagai bentuk pengabdian Polri dalam Harkamtibmas, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” jelas Kasi Humas.
“Kami akan menindaklanjuti permasalahan yang ada di masyarakat dan jika masyarakat ada masalah, mungkin bisa disampaikan dalam forum ini agar bisa diselesaikan apabila tidak terselesaikan sekarang nanti kita cari jalan terbaik,” sebut Kapolres.
Beberapa tanggapan/curhatan para datok dan tokoh masyarakat, Datok Penghulu Desa Kota Kuala Simpang, terkait bencana alam butuh responsif pemerintah daerah dan Datok Desa Perdamaian terkait potensi prostitusi dilokasi warung TST dipusat kota Kualasimpang agar dibatasi jam bukanya.
Tokoh masyarakat, berharap dengan kurangnya penerangan di jalan yang ada di Kampung Perdamaian berhubung banyaknya bola lampu jalan yang sudah putus atau mati.
Tanggapan Waka Polres Kompol Ichsan, mengatakan, agar para calon Datok penghulu ikut dalam Pildatok tetap saling menjaga keamanan dan saling mengingatkan agar masyarakat tidak terpecah belah di desa masing-masing. (HLubis)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









