Kerjasama Indonesia-Korea Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di OKI

- Editorial Team

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, TRIBRATA TV

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Korea memperkuat kesiapsiagaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, melalui pengembangan sistem berbasis teknologi yang terpusat di Forest and Land Fire Management Center di Markas Daops Manggala Agni OKI, Sepucuk, Kayuagung.

Penguatan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi ancaman fenomena El Niño yang diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang dan meningkatkan risiko karhutla, terutama di kawasan gambut.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki mengatakan tantangan perubahan iklim menuntut strategi pengendalian karhutla yang lebih adaptif dan terpadu. Menurut dia, upaya pencegahan tidak lagi cukup mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi membutuhkan dukungan teknologi, kesiapsiagaan personel di lapangan, serta kolaborasi yang berkelanjutan.

“Upaya pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan secara mandiri. Kerja sama ini penting untuk mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pemanfaatan teknologi guna memperkuat kapasitas pengendalian karhutla secara lebih efektif dan terpadu,” kata Muchendi saat mengunjungi Daops Manggala Agni OKI, Jumat (19/6/2026).

BACA JUGA  Pemkab OKI Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan Tebing Suluh–PT BCP

Menurut Muchendi, secanggih apa pun teknologi yang dimiliki tidak akan optimal tanpa didukung kesiapan petugas di lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla.

Selain itu, kata dia, keberhasilan mencegah kebakaran juga bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perusahaan pemegang konsesi, hingga masyarakat.

“Teknologi menjadi alat bantu yang penting, tetapi kunci keberhasilan pengendalian karhutla tetap terletak pada kesiapsiagaan petugas serta kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perusahaan pemegang konsesi harus aktif melakukan pencegahan, dan yang tidak kalah penting adalah kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Muchendi.

BACA JUGA  Kapolda Aceh: Penandatanganan PKT dengan Obvitnas dan Obter Wujud Kerja Sama Keamanan

Kepala Daops Manggala Agni OKI, Edi Satriawan, mengatakan pengembangan Forest and Land Fire Management Center mencakup pembangunan pusat komando dan pelatihan, peningkatan kapasitas personel, penyediaan sarana pendukung, serta pengembangan sistem teknologi informasi untuk deteksi dan penanganan karhutla.

Melalui sistem tersebut, petugas dapat memantau tingkat kelembaban lahan gambut secara real time dengan ambang batas toleransi 40 persen. Saat tingkat kelembaban berada di bawah batas tersebut, potensi kebakaran meningkat sehingga langkah-langkah pencegahan dapat segera dilakukan.

Sistem itu juga mampu mendeteksi titik panas (hotspot), memonitor pergerakan petugas di lapangan, serta menyediakan data yang dibutuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Menurut Edi, penguatan fasilitas pendukung juga terus dilakukan. Saat ini pembangunan Asrama Manggala Agni tengah berlangsung sebagai bagian dari proyek Development of Forest and Land Fire Management System in South Sumatra yang dijalankan melalui kerja sama Indonesia-Korea di sektor kehutanan.

BACA JUGA  Melalui Upacara Bendera, Kodim 0402/OKI Perkuat Semangat Kebangsaan

Sejak diresmikan, Gedung Forest and Land Fire Management Center telah dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan peningkatan kapasitas. Salah satunya pelatihan internasional penanggulangan karhutla gambut yang diselenggarakan Asian Forest Cooperation Organization (AFoCo) pada 20-24 April 2026 dan diikuti peserta dari enam negara. (Udin Nst)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bupati OKI Pimpin Ribuan Warga Bergotong Royong
Muchendi Jadi Responden Pertama SE 2026, Warga OKI Diminta Sampaikan Data Akurat
Polres OKI Gelar Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis
Harapan Jadi Kekecewaan, Program PAKAM Andalan Wabup Lahat Diduga Disabotase
Korupsi Proyek Pendidikan, Bupati Muara Enim dan Keponakan Ditahan KPK
Dua Pekan Dilanda Panas Ekstrem, Warga Kawasan Pasar Tugumulyo Sambut Hujan Deras
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres OKI Bedah Rumah Mantan Narapidana Terorisme di Desa Bumiarjo
Wujudkan Ketertiban Berkendara, ‎Polda Sumsel Gelar Latihan Pra Operasi Patuh Musi 2026

Berita Lainnya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:24 WIB

Kerjasama Indonesia-Korea Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di OKI

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Bupati OKI Pimpin Ribuan Warga Bergotong Royong

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:23 WIB

Muchendi Jadi Responden Pertama SE 2026, Warga OKI Diminta Sampaikan Data Akurat

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:35 WIB

Polres OKI Gelar Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:11 WIB

Harapan Jadi Kekecewaan, Program PAKAM Andalan Wabup Lahat Diduga Disabotase

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Kerjasama Indonesia-Korea Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di OKI

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:24 WIB