Hendak Gelar Upacara HUT RI di Puncak Gunung, Tiga Pendaki Tewas Hipotermia

- Editorial Team

Kamis, 19 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, TRIBRATA TV

Tim SAR kembali menemukan satu pendaki meninggal lainnya sekitar 500 meter dari pos 5 jalur pendakian Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Korban kemudian dievakuasi ke jalur Bulu Balea dan dilarikan ke Puskesmas Tinggimoncong untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi mengatakan korban ditemukan pada pukul 20.40 WITA oleh tim SAR gabungan setelah melakukan penyisiran sepanjang jalur yang dilaporkan teman korban.

“Korban ditemukan pukul 20.40 Wita sekitar 500 meter dari Pos 5 dalam keadaan meninggal dunia,” kata Djunaidi, Rabu (18/8/2021) malam.

Korban yang ditemukan adalah Muhammad Rian yang sebelumnya dikabarkan sudah ditemukan pada pukul 14.20 WITA. Namun, setelah dikonfirmasi ke pihak keluarga, ternyata korban yang dimaksud adalah Zaenal Abidin, teman rombongan Rian yang juga menjadi korban.

“Kami menerima informasi dari pihak polsek, bahwa jenazah kedua sebelumnya bukan Rian melainkan Zaenal. Dan korban atas nama Rian ditinggalkan di sekitar pos 5 Gunung Bawakaraeng, karenanya SRU difokuskan untuk mencari di area yang diinformasikan jenazah Rian diletakkan,” ungkapnya.

Proses pencarian dan evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi sudah gelap dan cuaca di wilayah Gunung Bawakaraeng yang ekstrem.

BACA JUGA  Perlu Penelitian, Ada Lubang Besar di Dasar Danau Matano

Dengan ditemukannya Muhammad Rian ini maka total tiga pendaki dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi oleh Tim SAR gabungan. Sebelumnya Tim SAR menemukan Steven Wiliam di pos 7 dan Zaenal di antara pos 5-6.

Para pendaki ini diduga tidak bisa bertahan karena mengalami hipotermia berat saat mendaki di Gunung Bawakaraeng yang cuacanya sangat ekstrem.

“Cuaca ekstrem dan ketidaksiapan pendaki menjadi faktor penyebab banyak korban meninggal dunia, katanya.

Infomasi yang diperoleh awalnya rombongan berjumlah delapan orang itu berangkat dari Sungguminasa, Gowa menuju Gunung Bawakaraeng pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

Saat tiba di Pos Bulubalea pada malam hari, sempat dicegat petugas. Namun, berhasil dibobol karena jumlah pengunjung mencapai ratusan orang.

Pada 15 Agustus, mereka berangkat menuju puncak Gunung Bawakaraeng untuk persiapan mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di hari ulang tahun kemerdekaan pada Selasa, 17 Agustus 2021.

Mereka pun sempat bermalam di Pos 8, karena diterjang badai. Setelah itu, keesokan harinya 16 Agustus, baru kembali ke puncak. Tetapi tidak lama berada di puncak, mereka pun kembali turun karena terjadi badai di atas puncak gunung setempat serta persediaan logistik menipis dan kekurangan alat penerangan.

BACA JUGA  ABK Ditemukan Tewas Mengapung Dilaut

Di antara Pos 8 dan 7 mereka sudah mulai terpisah-pisah. Korban Steven ditemukan oleh pendaki lain di Pos 7 dan menginformasikan ke Basarnas ada jasad tergeletak di jalan (jalur), kemudian dievakuasi di Pos 7.

Selanjutnya, di pos antara 5 dan 6, korban lain atas nama Rian diperkirakan meninggal pukul 6.00 WITA. Awalnya, rekan Rian, bernama Wahyudi dan Suardi, mereka bertiga sempat bertahan di lokasi itu saat subuh hari.

Namun saat pagi, Rian diperkirakan sudah meninggal, sehingga rekannya memutuskan meninggalkan korban untuk mencari bantuan dan meletakkannya di bebatuan dan pohon sambil ditutup jaket warna hitam agar mudah ditandai.

Setelah melaporkan kejadian itu, tim SAR kemudian menyisir lokasi kejadian, tujuannya mengambil jenazah Rian. Namun bukan Rian yang ditemukan, melainkan korban lain bernama Zainal Abidin tergeletak di pinggir jalan sekitar Pos 6 mendekati Pos 5.

BACA JUGA  784 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

Untuk memastikan itu bukan jasad Rian, saat tiba di Puskesmas Tinggimoncong kantong jenazah pun dibuka untuk melihat langsung, ternyata benar itu bukan sosok Rian melainkan Zainal.

Data delapan orang pendaki itu yakni Steven (21) meninggal, Zainal Abidin (21) meninggal, Rian (20) jasad masih pencarian. Pendaki yang selamat, Fadly (20), Andi Fauzan Mukhtahari (21), Wahyudi (21), Febrian Alfiandi (17), dan Suardi (21). Enam orang berstatus mahasiswa dan satu orang pelajar, semuanya merupakan warga Kabupaten Gowa. (yusuf r)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat
Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur
Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani Sleman, Ahli Pertanyaan Dugaan Gas Metana

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:15 WIB

Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!