Manado, TRIBRATA TV
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) resmi memiliki pemimpin baru. Serah terima jabatan (sertijab) antara pejabat lama, Arief Fadillah, dengan pejabat baru, Bombit Agus Mulyo, berlangsung di Aula Klabat Kantor BPK, Selasa (18/3/2025).
Acara ini dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, serta para kepala daerah se-Sulut.
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Djon Ponto Janis, SH, turut menghadiri acara tersebut. Dalam wawancaranya, ia menekankan pentingnya peran BPK dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. “BPK memiliki tugas besar dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan pemeriksaan keuangan di Sulut semakin profesional dan objektif,” ujar Djon Ponto Janis.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Arief Fadillah atas dedikasinya selama bertugas di Sulut. Ia juga menyambut baik kehadiran Bombit Agus Mulyo sebagai Kepala BPK RI Perwakilan Sulut yang baru. “Selamat datang di Sulut, daerah yang penuh semangat dan tantangan. Kami berharap kerja sama yang erat untuk memajukan transparansi keuangan daerah,” kata Yulius.
Selain itu, gubernur juga mengapresiasi kehadiran Anggota VI BPK RI, Drs. H. Fathan Subchi, M.A.P., CIISA, ChFA, yang turut memimpin jalannya sertijab. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BPK sangat penting untuk memastikan tata kelola keuangan yang baik. “Kami ingin terus berlari bersama Presiden Prabowo dalam merealisasikan program-program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Sulut,” tambahnya.
Sementara itu, Bombit Agus Mulyo dalam pernyataannya menyampaikan kesiapan untuk menjalankan tugas barunya. Ia menegaskan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme akan menjadi fokus utama dalam mengawasi keuangan daerah. “Kami akan bekerja dengan prinsip independensi dan integritas demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik,” ujarnya.

Harapan besar pun disampaikan oleh Ketua DPRD Sitaro, Djon Ponto Janis. Ia berharap kehadiran pimpinan baru di BPK Sulut dapat memberikan dampak positif bagi pengawasan keuangan daerah, terutama dalam menekan potensi penyimpangan anggaran. “Semoga pemeriksaan yang dilakukan semakin berkualitas dan membantu daerah dalam meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran,” ungkapnya.
Dengan kepemimpinan baru di BPK RI Perwakilan Sulut, diharapkan ada peningkatan dalam transparansi dan pengelolaan keuangan daerah. Semua pihak pun berharap sinergi antara pemerintah dan BPK dapat semakin kuat untuk menciptakan tata kelola yang bersih dan berintegritas di Bumi Nyiur Melambai. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








