Merangin, TRIBRATA TV
Bahan bakar minyak (BBM) Bio Solar mengalami kelangkaan di SPBU Koto Rayo Kecamatan Tabir.
Kelangkaan Bio Solar ini terjadi dikarenakan dikuasai oleh pelansir yang memakai mobil yang dimodifikasi.
Dari jumlah BBM Bio Solar yang diturunkan PERTAMINA sebanyak 8 ton/hari, hanya dalam hitungan 3 jam sudah habis dibeli pelansir.
Salah satu pengendara kendaraan roda empat yang menuju arah Kota Muara Bungo merasa kesal, dikarenakan jam 10.00 Wib, BBM Bio Solar sudah kosong di SPBU Koto Rayo.
“Delapan ton solar yang masuk setiap harinya di Pom Bensin ini, masa jam sepuluh sudah kosong, kalau setiap hari solar ini dihabiskan oleh pelansir, bagaimana dengan kami yang butuh solar untuk kendaraan sendiri, setiap harinya antrian panjang mobil pelansir di sini”, ujar seorang pengemudi.
Sementara itu, Manajer SPBU Koto Rayo, Eko saat dikonfirmasi media ini melalui via televon tidak membalas jawaban, guna mendengar hak jawab bagi yang bersangkutan. (Fitri)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online







