Pedagang Es Kelapa Muda di Gowa Antar 24 Kerabatnya Daftar Haji

- Editorial Team

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, TRIBRATA TV

Pimpinan dan pegawai di kantor Kementerian Haji dan Umrah Gowa, di Jalan Masjid Rayan Somba Opu, Sungguminasa, Gowa, Selasa (13/1/2026) pagi, heboh.

Sekitar 36 orang mengendarai 5 mobil dan belasan motor, tetiba masuk ke halaman kantor yang baru sehari resmi ditempati.

Ternyata, itu rombongan kerabat dari Haji M Ali (61), pedagang es kelapa muda di Sungguminasa.

“Kami datang untuk daftarkan anak, ponakan, dan cucu dapat porsi haji,” kata Haji Ali, sebagaimana dikutip Kepala Kantor Kemenhajumrah Gowa Haji Alim Bahri (53).

Bukan 36 orang, Haji Ali khusus mendaftarkan 24 orang anggota keluarganya.

BACA JUGA  Sengkarut Cakadus Bunga Sunggu Desa Berutallasa, Gowa

“Sisanya ini hanya penggembira mengantar,“ ujar Haji Ali, yang sudah dua kali menunaikan ibadah haji, tahun 1996 dan 2012 lalu.

Jika mendaftar hari ini, ke-24 kerabat pedagang pinggir jalan ini, akan melunasi sisa setoran dan berangkat tahun 2050.

Usia mereka rerata 30 hingga 12-an tahun. Kebanyakan mereka masih mahasiswa, pelajar SMP dan SMA.

“Usia minimal pendaftar untuk dapat nomor porsi-kan harus 12 tahun,” kata Alim Bahri.

Di ruang depan kantor kemenhaj, satu per satu kerabat Haji Ali datang untuk memverifikasi syarat administratif, dan dokumen lain.

BACA JUGA  FKPM Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Bersilaturahmi

Petugas ini didampingi liaison officer dari bank penerima setoran haji, Bank Syariah Nasional (BSN) Cabang Gowa.

Dikonformasi, total setoran pendaftaran haji 24 kerabat pedagang es kelapa muda ini, lebih Rp600 juta.

Untuk mendapatkan nomor porsi haji reguler, pendaftar menyetor minimal Rp25 juta.

Uang pendaftaran haji ini selanjutnya dikelola oleh badan pengelola keuangan haji (BPKH). Di BPKH inilah, selanjutnya akan menambah jumlah subsidi biaya haji selama masa tunggu.

Mereka selanjutnya, jelas Alim Bahri, mereka masuk daftar tunggu haji mencapai rerata 25 tahun. (Red)

BACA JUGA  Kumpulkan Personel Satlantas, Kapolres Gowa Ingatkan Ini

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Tabrak UU Desa dan Juknis PUPR, Kadusun di Desa Lantang Takalar Rangkap Jabatan
Kapolsek Polongbangkeng Selatan Gelar Safari Jumat, Perkuat Sinergi dengan Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
Proses Identifikasi Berlanjut, Biddokkes Polda Sulsel Terima Satu Jenazah Korban Laka Laut KM Nurul Salsa
Plh. Kapolresta Gowa Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026
Dorong Birokrasi Modern, Bupati Takalar Buka Pelatihan Literasi Digital 2026 dan Minta Pejabat Tinggalkan Budaya Manual
Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Sekda Takalar Ajak Seluruh Elemen Wujudkan Gerakan BERLIAN untuk Perlindungan Anak
Wakapolda Sumsel Buka Diktuk Bintara SPKT 2026, 131 Siswa SPN Betung Siap Menjadi Bhayangkara Presisi
Sinergi Lintas OPD Diperkuat, Pemkab Takalar Percepat Pengembangan 7 Destinasi Wisata Unggulan

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:30 WIB

Diduga Tabrak UU Desa dan Juknis PUPR, Kadusun di Desa Lantang Takalar Rangkap Jabatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:20 WIB

Kapolsek Polongbangkeng Selatan Gelar Safari Jumat, Perkuat Sinergi dengan Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:45 WIB

Proses Identifikasi Berlanjut, Biddokkes Polda Sulsel Terima Satu Jenazah Korban Laka Laut KM Nurul Salsa

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:27 WIB

Plh. Kapolresta Gowa Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:21 WIB

Dorong Birokrasi Modern, Bupati Takalar Buka Pelatihan Literasi Digital 2026 dan Minta Pejabat Tinggalkan Budaya Manual

Berita Terbaru