Sitaro, TRIBRATA TV
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), sebuah daerah yang mungkin sering kita anggap terpinggirkan, kini telah menjelma menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan perolehan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2024 untuk kategori Madya, Sitaro membuktikan lokasi geografis bukanlah penghalang bagi pemerintah daerah untuk memberikan akses kesehatan berkualitas bagi warganya.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Pejabat Bupati Sitaro, Joi E.B. Oroh, dalam sebuah seremoni yang megah di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Bagi masyarakat Sitaro, penghargaan ini bukan sekadar piala atau piagam, tetapi bukti nyata bahwa hak mereka untuk hidup sehat dijamin oleh negara, tak peduli seberapa jauh jarak mereka dari pusat ibu kota Jakarta, 8/8/24.
Sitaro: Menghadirkan Layanan Kesehatan di Ujung Negeri
Di balik kesuksesan ini, terdapat perjuangan keras yang tak terlihat oleh mata publik. Mengelola kesehatan di daerah perbatasan seperti Sitaro bukanlah tugas yang mudah. Infrastruktur yang terbatas, cuaca yang tak menentu, serta tantangan geografis lainnya sering kali menjadi hambatan besar. Namun, Sitaro berhasil mengatasi semua itu dengan langkah-langkah strategis yang terkoordinasi dengan baik.
“Semua bisa masuk rumah sakit dan dilayani dengan sangat baik berkat program UHC ini. Karena itu kami tentu berterimakasih,” ujar Joi E.B. Oroh, dengan penuh syukur.
Ungkapan ini mencerminkan betapa pentingnya akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah pinggiran dan perbatasan, yang kini bisa merasakan manfaat langsung dari program UHC.
UHC: Membuka Akses Kesehatan untuk Semua
Universal Health Coverage bukan sekadar program, melainkan janji pemerintah kepada rakyatnya. Sitaro adalah contoh sempurna bagaimana komitmen ini diwujudkan di lapangan. Dengan capaian cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang melampaui 95% dari total penduduk, Sitaro menunjukkan bahwa akses kesehatan yang setara dan menyeluruh bukanlah impian semata.
Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Pusat, yang terus mendorong optimalisasi program JKN—KIS melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022. Pertumbuhan fasilitas kesehatan di berbagai daerah, termasuk Sitaro, telah meningkat signifikan. Hal ini tentu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Sitaro, Inspirasi Bagi Daerah Lain
Apa yang dicapai oleh Sitaro seharusnya menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Penghargaan UHC 2024 yang diterima oleh Sitaro bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah-langkah besar berikutnya. Bupati Oroh berpesan kepada seluruh jajarannya untuk tidak berpuas diri dan terus memperbaiki pelayanan, memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati manfaat dari BPJS Kesehatan.
Dengan segala keterbatasannya, Sitaro mampu menunjukkan bahwa komitmen pemerintah untuk kesehatan masyarakat adalah sesuatu yang bisa diwujudkan, asalkan ada kemauan dan kerja keras. Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya Indonesia yang tidak melupakan mereka yang berada di perbatasan.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









