Sitaro, TRIBRATA TV
Bencana tanah longsor yang melanda Kampung Kinali, Kecamatan Siau Barat Utara, telah memutus akses jalan utama dan menyulitkan aktivitas warga. Menanggapi situasi ini, berbagai pihak, termasuk jajaran Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat, bahu-membahu melakukan kerja bakti membersihkan material longsor demi memulihkan kembali akses jalan, Minggu (9/3/2025).
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Djon Ponto Janis, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian dan kerja sama lintas sektor dalam upaya pemulihan ini. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, AKBP Iwan Permadi, yang melalui Kabag OPS AKP Novrianto Sadia, memimpin langsung aksi gotong royong di lokasi bencana.
Pembersihan material longsor dimulai pada Minggu siang, melibatkan berbagai unsur, termasuk aparat kepolisian, personel TNI dari Koramil 1301-02 Siau, BPBD Sitaro, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, serta masyarakat Kampung Kinali. Seluruh elemen ini bekerja sama untuk memastikan jalan yang terdampak segera bisa dilalui kembali, meskipun hingga saat ini kendaraan roda empat masih belum dapat melintas.

AKBP Iwan Permadi, yang melalui Kabag OPS AKP Novrianto Sadia, menjelaskan bahwa prioritas utama dalam pembersihan ini adalah menyingkirkan material yang paling mudah dipindahkan, sebelum alat berat dikerahkan untuk menangani bagian yang lebih sulit. “Kami bekerja secepat mungkin agar jalur ini bisa segera kembali normal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Sitaro, J. Sagune, menuturkan bahwa longsoran yang terjadi cukup besar dan menutup akses ke Kampung Hiung. Warga yang ingin melintas harus berjalan kaki melalui jalur alternatif yang cukup ekstrem dan berbahaya. “Kami berharap alat berat yang dijadwalkan datang pada Selasa dapat mempercepat proses pembersihan,” tambahnya.
Di sisi lain, masyarakat setempat juga turut ambil bagian dalam kerja bakti ini. Kapitalau Kampung Kinali, Pitro Jacobus, mengatakan bahwa semangat gotong royong sangat terasa di tengah bencana ini. “Kami semua bekerja sama, tidak hanya menunggu bantuan, tapi juga berupaya sekuat tenaga membersihkan jalan agar bisa segera digunakan kembali,” katanya.
Selain menghadapi tantangan medan yang sulit, cuaca yang tidak menentu juga menjadi kendala dalam proses evakuasi material longsor. Namun, dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, diharapkan dalam waktu dekat akses menuju Siau Barat Utara bisa pulih sepenuhnya.

Ketua DPRD Djon Ponto Janis menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menangani bencana seperti ini. “Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah turun langsung ke lapangan. Semoga upaya ini bisa segera membuahkan hasil dan aktivitas warga bisa kembali normal,” ungkapnya.
Warga sekitar berharap agar proses pembersihan berjalan lancar dan tidak ada longsor susulan. Mereka juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar akses jalan bisa segera kembali normal, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut tidak lagi terhambat. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









