Sragen,TRIBRATA.TV – Kepolisian Resor (Polres) Sragen terus memperdalam penyelidikan kasus kematian Bilqis (11), bocah perempuan yang ditemukan tewas dengan luka akibat senjata tajam di rumahnya di Dukuh Bromo Asri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Hingga kini, motif di balik peristiwa yang diduga merupakan pembunuhan disertai perampokan tersebut masih belum terungkap.
Penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara berulang guna mengumpulkan petunjuk yang lebih akurat dan memperkuat konstruksi perkara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bukti dan keterangan yang diperoleh dapat mengarah pada identifikasi pelaku serta motif kejadian.
Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, penyelidikan masih berfokus pada pendalaman motif dan pengumpulan alat bukti.
“Kita masih melakukan pendalaman berkaitan dengan motif. Namun demikian, untuk memastikan motif itu, kita tidak boleh ceroboh dan terburu-buru. Kita pertajam ada arah-arah petunjuk yang diduga sebagai pelaku yang saat ini belum bisa kita ekspos,” kata Catur, Senin (8/6/2026).
Menurut Catur, penyidik juga melakukan konfirmasi dan konfrontasi terhadap sejumlah saksi sebagai bagian dari metode penyelidikan. Keterangan para saksi dinilai penting untuk mencocokkan informasi yang diperoleh dari hasil olah TKP maupun bukti lainnya.
Selain itu, pihak keluarga korban turut dimintai keterangan untuk membantu penyidik memahami latar belakang peristiwa yang terjadi.
“Pihak keluarga bisa jadi kekuatan untuk bisa memberikan gambaran kenapa peristiwa itu terjadi dari olah TKP serta analisis digital terhadap kejadian ini,” ujarnya.
Polisi juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dalam proses penyelidikan. Selain pemeriksaan saksi dan olah TKP, penyidik memanfaatkan analisis digital guna menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan motif maupun keberadaan pelaku.
“Kita melaksanakan penyelidikan secara kolaboratif berbagai aspek untuk membangun dugaan motif dan orang yang sedang kita jadikan objek penanganan. Teknis itu merupakan bagian dari penyelidikan kita,” jelas Catur.
Sejauh ini, kepolisian belum mengungkap identitas maupun jumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Penyidik masih mengumpulkan dan memverifikasi berbagai petunjuk yang ditemukan selama proses penyelidikan berlangsung.
Diketahui, Bilqis ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, pada Jumat (5/6/2026). Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam pada tubuhnya.
Kasus ini menyita perhatian masyarakat setempat karena korban masih berusia anak-anak. Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.
dan terburu-buru. Kita pertajam ada arah-arah petunjuk yang diduga sebagai pelaku yang saat ini belum bisa kita ekspos,” kata Catur, Senin (8/6/2026).
Menurut Catur, penyidik juga melakukan konfirmasi dan konfrontasi terhadap sejumlah saksi sebagai bagian dari metode penyelidikan. Keterangan para saksi dinilai penting untuk mencocokkan informasi yang diperoleh dari hasil olah TKP maupun bukti lainnya.
Selain itu, pihak keluarga korban turut dimintai keterangan untuk membantu penyidik memahami latar belakang peristiwa yang terjadi.
“Pihak keluarga bisa jadi kekuatan untuk bisa memberikan gambaran kenapa peristiwa itu terjadi dari olah TKP serta analisis digital terhadap kejadian ini,” ujarnya.
Polisi juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dalam proses penyelidikan. Selain pemeriksaan saksi dan olah TKP, penyidik memanfaatkan analisis digital guna menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan motif maupun keberadaan pelaku.
“Kita melaksanakan penyelidikan secara kolaboratif berbagai aspek untuk membangun dugaan motif dan orang yang sedang kita jadikan objek penanganan. Teknis itu merupakan bagian dari penyelidikan kita,” jelas Catur.
Sejauh ini, kepolisian belum mengungkap identitas maupun jumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Penyidik masih mengumpulkan dan memverifikasi berbagai petunjuk yang ditemukan selama proses penyelidikan berlangsung.
Diketahui, Bilqis ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, pada Jumat (5/6/2026). Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam pada tubuhnya.
Kasus ini menyita perhatian masyarakat setempat karena korban masih berusia anak-anak. Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online







