Oknum Sekuriti PT TTI Labusel Diduga Aniaya Warga Hingga Babak Belur

- Editorial Team

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu Selatan, TRIBRATA TV

Sejumlah oknum sekuriti PT TTI (Sipef Grup) diduga menganiaya secara brutal seorang warga sekaligus anggota Ormas Grib Jaya Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban berinisial PS mengalami luka berat dan hingga kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Kotapinang.

Menurut pengakuan korban,peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (5/2/2026). Insiden bermula saat PS diduga tertangkap mengutip brondolan kelapa sawit milik PT TTI. Namun alih-alih diserahkan kepada aparat penegak hukum, korban justru diborgol dan diduga dianiaya secara bersama-sama oleh sembilan orang sekuriti.

Ironisnya,penganiayaan diduga dilakukan saat korban dalam kondisi tidak berdaya. Setelah kejadian tersebut,PS dibawa ke pos keamanan atas perintah Komandan Regu (Danru) sekuriti.Korban sempat dibawa ke klinik perusahaan sebelum akhirnya diantar ke Polsek Kampung Rakyat.

BACA JUGA  Gerak Cepat, BAZNAS Labusel Bantu Biaya Persalinan Warga Kurang Mampu

Namun pihak kepolisian setempat menolak menerima korban lantaran kondisi fisiknya yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis segera.PS kemudian dirujuk dan kini dirawat intensif di RSUD Kotapinang,sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

Ketua Grib Jaya Labusel, Abdullah Situmorang yang menjenguk korban di rumah sakit mengecam keras dugaan praktik main hakim sendiri tersebut.Ia menilai tindakan oknum sekuriti itu sebagai bentuk pembangkangan terhadap hukum negara.

“Kalau memang ada pelanggaran, serahkan ke aparat penegak hukum.Negara ini punya aturan, punya mekanisme hukum.Kekerasan bukan jalan penyelesaian. Atas kejadian ini,kami pastikan menempuh jalur hukum,” tegas Abdullah kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

BACA JUGA  Pelaku Penganiayaan Ditangkap Jatanras Polres Asahan, Satu Pelaku Kabur

Abdullah—yang akrab disapa Abdul—menyebut penganiayaan yang dialami anggotanya sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan melampaui batas kewenangan siapa pun.

“Korban diborgol,tidak berdaya,sudah minta ampun,tapi tetap dianiaya.Ini bukan sekadar penganiayaan biasa, ini brutal dan tidak berperikemanusiaan,”ujarnya dengan nada geram.

Meski demikian,Abdul menegaskan organisasinya tetap menjunjung tinggi supremasi hukum. Ia secara tegas menginstruksikan seluruh anggota Grib Jaya, khususnya di PAC Kampung Rakyat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum.

“Saya minta seluruh anggota tetap tenang dan tidak terpancing emosi.Tapi kami juga menuntut ketegasan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dan menindak para pelaku penganiayaan ini tanpa pandang bulu,”katanya.

BACA JUGA  Kasus Penganiayaan Jurnalis TRIBRATA TV Berakhir Damai di Polres Belu

Pihak Grib Jaya Labusel telah melakukan visum et repertum dan memastikan akan segera membuat laporan resmi ke Polres Labusel setelah kondisi korban memungkinkan. (Jhon Pitra)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB