Sitaro, TRIBRATA TV
Lapangan sepak bola Akesimbeka sore itu menjadi saksi penutup perjalanan panjang Turnamen Kemerdekaan Bupati Cup Sitaro 2025. Ratusan masyarakat tumpah ruah menyaksikan partai final yang mempertemukan dua klub tangguh, Volcano Tampuna FC dan Manahagi Paniki FC. Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak sorai dan berjoget di semua penonton dan suporter, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, secara resmi menutup turnamen dengan penuh sukacita, Minggu (2/11/2025).
Bupati Chyntia memulai sambutannya dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya turnamen hingga akhir tanpa kendala berarti. “Kegiatan ini telah selesai dengan baik. Melalui perjalanan panjang, akhirnya lahirlah sang juara,” ujar Bupati sembari memberikan penghargaan kepada Volcano Tampuna FC yang berhasil menyabet gelar juara pertama.
Dalam suasana penuh keakraban, Bupati juga memberikan ucapan selamat kepada runner-up, Manahagi Paniki FC. Ia menyebut perjuangan mereka tidak kalah hebat dari sang juara. “Saya salut dan bangga atas pencapaian kalian. Masih banyak kesempatan di masa mendatang untuk meraih posisi puncak. Tetap semangat!” seru Bupati yang disambut gemuruh tepuk tangan penonton.
Tak lupa, Chyntia juga memberikan apresiasi kepada peraih juara III Malunsemahe Ondong FC dan juara IV Cobra Mala FC. Ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati lahir dari semangat pantang menyerah. “Pemenang bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi orang yang tidak pernah menyerah,” ucapnya mengutip pesan motivatif bagi seluruh pemain muda di daerah.

Lebih jauh, Bupati Chyntia mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana yang telah menyukseskan turnamen bergengsi ini. Ia juga menyoroti peran penting aparat keamanan dari Polres Sitaro serta dukungan penuh Koramil 1301-02/Siau dan Pos TNI Angkatan Laut dalam menjaga jalannya kompetisi. “Terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa. Tanpa dukungan kalian, kegiatan ini tak akan berjalan seaman dan sesukses ini,” katanya.
Suasana haru juga tampak saat Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang setia hadir di setiap pertandingan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. “Kalian luar biasa! Ini bukti bahwa masyarakat Sitaro sangat mencintai olahraga, khususnya sepak bola,” ungkapnya penuh kebanggaan.
Dalam pidatonya, Bupati juga mengumumkan rencana besar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk memperkuat infrastruktur olahraga. Salah satunya dengan merenovasi Lapangan Sepak Bola Akesimbeka pada tahun 2026. “Telah kami masukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan diusulkan dalam KUA-PPAS 2026,” jelas Chyntia.
Komitmen ini, kata dia, merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk melahirkan lebih banyak atlet lokal yang berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional. “Kita ingin anak-anak Sitaro punya wadah untuk berkembang. Olahraga bukan sekadar pertandingan, tetapi juga pembentukan karakter,” tegasnya.
Selain turnamen antar klub lokal, Chyntia juga menyoroti prestasi tim sepak bola ASN Pemkab Sitaro yang berhasil meraih podium ketiga dalam ajang Gala Karya tingkat Provinsi Sulut. Ia juga menyinggung keikutsertaan tim pelajar SLTA Sitaro dalam Piala Gubernur Sulawesi Utara 2025 sebagai bentuk keseriusan pemerintah membina talenta muda daerah.

“Semua ini menunjukkan bahwa semangat olahraga di Sitaro terus tumbuh. Kita tidak berhenti pada satu iven, tetapi terus bergerak menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujar Bupati dengan nada optimistis.
Di hadapan para tokoh agama, pejabat daerah, TNI-Polri, serta perwakilan lembaga perbankan dan BUMD yang turut hadir, Chyntia menegaskan bahwa dunia olahraga menjadi salah satu prioritas pembangunan sosial daerah. Ia percaya, olahraga mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang. “Sepak bola mempersatukan kita dalam semangat sportivitas dan persaudaraan,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan salam olahraga dengan penuh semangat. “Salam olahraga! Sekali lagi, salam olahraga!” serunya yang disambut pekik serempak ribuan warga di Lapangan Akesimbeka.
Momen penutupan semakin khidmat ketika Bupati Chyntia secara resmi mengumumkan berakhirnya kompetisi tahun ini. “Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, saya nyatakan Turnamen Kemerdekaan Bupati Cup Sitaro 2025 resmi ditutup,” katanya disambut sorak gembira para hadirin.
Sebagai penutup, Bupati menyampaikan pesan yang sarat makna. “Keberhasilan tidak terjadi secara kebetulan, tetapi karena kerja keras dan ketekunan. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berjuang,” ujarnya menegaskan.
Suara musik kemenangan pun menggema, mengiringi para pemain yang menyalami satu sama lain di tengah lapangan. Sebuah pemandangan indah yang menandai akhir dari kompetisi penuh sportivitas itu.
Turnamen tahunan ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga simbol persatuan masyarakat Sitaro. Melalui olahraga, rasa kebersamaan dan cinta daerah terus tumbuh, sejalan dengan semangat kemerdekaan yang diusung sejak awal.
Menutup sambutannya, Bupati Chyntia Kalangit menyampaikan ungkapan khas Sitaro yang sarat kehangatan, “Mawu Mangalramate Si Kite Kebi. Malunsemahe!”—sebuah pesan yang menggema di hati warga sebagai semangat untuk terus maju bersama membangun Sitaro yang lebih baik. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









