Banyak Perusahaan Perkebunan di Madina Tak Berikan Data Karyawannya

- Editorial Team

Selasa, 3 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, TRIBRATA TV

Sejumlah perusahaan perkebunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih mangkir saat dipanggil untuk memberikan data tenaga kerja.

Demikian penjelasan Kepada Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Madina, Erman Gafar Nasution kepada wartawan, Selasa (03/10/2023) diruang kerjanya.

Mantan Kabag Perekonomian ini juga mengatakan pemanggilan terhadap perusahaan untuk pendataan tenaga kerja itu sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2021 dan Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2017 tentang Tenaga Kerja Daerah yang wajib didaftarkan di Dinas Tenaga Kerja Madina.

“Tujuan pendataan karyawan perusahaan ini sebenarnya untuk melihat seberapa besar investasi perusahaan tersebut di Madina dalam menyerap jumlah tenaga kerja, baik langsung atau tidak langsung,” akunya.

BACA JUGA  Polres Madina Gelar Bukber dengan Forkopimda, Pimpinan Ponpes, Ormas, Mahasiswa dan Wartawan

Lanjutnya, dari banyaknya perusahaan perkebunan yang ada di Kabupaten Madina, hanya 5 perusahaan yang datang memberikan klarifikasi dan datanya, namun itu pun tidak lengkap.

Padahal dalam surat undangan yang dilayangkan pada 26 September 2023 lalu, Disnaker Madina hanya meminta data karyawan saja.

“Pendataan ini sangat penting, selain sebagai data laporan, Disnaker juga mendorong agar perusahaan mendaftarkan karyawannya, baik karyawan tetap maupun karyawan lainnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga hak karyawan terakomodir,” tambahnya.

Erman Gafar juga menuturkan, pendataan ini sebagai bentuk pengawasan terhadap dugaan sejumlah perusahaan yang kemungkinan melakukan monopoli tenaga kerja tanpa melalui Out Sourcing.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan yang bersumber Disnaker Madina, perusahaan yang hadir memberikan klarifikasi data karyawan adalah PT Sago Nauli, PT RMM, PT Gruti Lestari Pratama, 4 Unit PTPN IV yakni PKS Timur, Kebun Balap, Kebun timur, Unit Kebun Plasma, kemudian perusahaan PTPSU Unit PMKS.

BACA JUGA  Hari Pertama Masuk, Kapolres Madina Sidak ke Polsek Kotanopan

Akan tetapi dari kelima perusahaan itu pun belum menyerahkan data fik terkait tenaga kerja perusahaan. Namun mereka menandatangani notulen rapat dan berjanji akan menyerahkan data tersebut secepatnya.

Berikut daftar nama perusahaan yang belum hadir dan meminta jadwal ulang pertemuan yakni perusahaan perkebunan
PT Anugerah Langkat Makmur (ALM), lokasi Muara Batang Gadis, PT Dipta Agro Lestari (DAL), PT Ernama Karya (EK), PT Madina Agro Lestari (MAL), PT Palmaris Raya (PR).

Kemudian PT Rendi Permata Raya (RPR), PT Tri Bahtera Srikandi (TBS), PT Rizkina Mandiri Perdana (RMP), dan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), lokasi Linggabayu serta PT Sawit Sukses Sejati (SSS), lokasi MBG. (Hendra)

BACA JUGA  Polisi Musnahkan 2 Hektar Ladang Ganja di Pegunungan Madina

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan
Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan
Jermal Digempur Lagi, Ada Barak Narkoba Model Baru
Kasus Penganiayaan di Jermal VII, Riki Irawan: Libatkan PPATK Periksa Kekayaan GS
Selebgram Jihan Keluhkan Maraknya Oknum Pungli di Jalur Wisata Pemandian Sidebu – Debu

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:28 WIB

Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:34 WIB

Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:34 WIB

Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan

Berita Terbaru

Kriminal

Januari-Mei, Polda Riau Bongkar 1.333 Kejahatan Jalanan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:03 WIB

error: Content is protected !!