Sitaro, TRIBRATA TV
Kehadiran Dokter Spesialis Bedah di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menjadi angin segar bagi dunia kesehatan daerah kepulauan. Momentum ini ditandai dengan kedatangan dr. Blessing Ariston Rompis, Sp.B., MARS di RSUD Lapangan Sawang.
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Inggrid Kalangit, S.KM, bersama Wakil Bupati Hieronimus Makainas, SE., MLM, secara langsung mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada dokter spesialis tersebut dalam suasana penuh kehangatan.
“Ini bukan sekadar penambahan tenaga medis, tetapi langkah nyata memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di daerah,” ujar Bupati Chyntia Inggrid Kalangit dalam sambutannya, Selasa (3/2/2026).
Menurut Bupati, kehadiran dokter spesialis bedah di RSUD Lapangan Sawang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang setara dan bermutu bagi masyarakat kepulauan.
Wakil Bupati Hieronimus Makainas menambahkan, selama ini masyarakat Sitaro sering harus dirujuk ke Manado untuk tindakan bedah. “Dengan hadirnya dokter spesialis, kita perlahan memutus ketergantungan rujukan ke luar daerah,” katanya.
Dari kacamata pelayanan medis, kehadiran dr. Blessing A. Rompis, Sp.B., MARS menandai kemajuan pesat sektor kesehatan di Sitaro, khususnya dalam penanganan kasus-kasus bedah yang membutuhkan keahlian khusus.
Lebih dari sekadar tenaga ahli, dr. Blessing merupakan Putra Ana Wanua yang kembali pulang untuk mengabdi di tanah kelahiran leluhurnya di Kepulauan Sitaro.
Ia diketahui merupakan keturunan Raja Siau Nicolas Ponto, dan Opanya Habel Ponto merupakan cucu dari Paduka Raja Siau berasal dari Bahu Kalongan, Kecamatan Siau Timur.
Di tengah masyarakat Siau Timur, nama ASOKA (Ana Soa Kalongan) bukanlah sebutan asing. Julukan ini melekat erat pada keluarga besar yang telah lama dikenal memiliki peran dalam sejarah dan kehidupan sosial masyarakat setempat.
Dari garis keluarga, dr. Blessing merupakan cucu dari Mitje Lahutung dan Habel Ponto, yang dikenal sebagai figur keluarga yang disegani di lingkungannya.
Ibunya, Neltji Ponto, tumbuh dalam tradisi kearifan lokal Siau, sementara sang ayah, Alfred Rompis, dikenal luas sebagai seorang pendidik.
Alfred Rompis merupakan guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 7 Tuminting, Kecamatan Molas, Manado Utara, yang oleh banyak muridnya akrab disapa “Bu Tasu”.
Latar belakang keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan dan pengabdian menjadi fondasi kuat bagi perjalanan dr. Blessing hingga meraih gelar dokter spesialis bedah dan manajemen rumah sakit.
Dari masyarakat Siau Utara mengatakan, kehadiran dokter spesialis bedah di RSUD Lapangan Sawang memberikan rasa aman dan harapan baru, terutama bagi warga Pulau Siau dan sekitarnya.
“Sekarang torang so nda perlu jauh-jauh ke Manado kalau ada tindakan bedah,” ungkap Embo David Tamalonggehe dengan nada lega.
Selain meningkatkan kualitas layanan kesehatan, keberadaan dokter spesialis ini juga dinilai mampu mengurangi beban biaya yang selama ini harus ditanggung masyarakat akibat rujukan keluar daerah.
Pemerintah daerah berharap, kehadiran dr. Blessing dapat menjadi pemantik hadirnya lebih banyak tenaga medis spesialis lainnya di Kepulauan Sitaro.
“Kami percaya, pengabdian Putra Daerah akan memberi dampak besar bagi kemajuan pelayanan publik, khususnya kesehatan,” tegas Bupati Chyntia.
Dengan semangat pulang mengabdi dan dukungan penuh pemerintah daerah, dr. Blessing A. Rompis, Sp.B., MARS diharapkan mampu memperkuat layanan medis RSUD Lapangan Sawang demi derajat kesehatan masyarakat Kepulauan Siau Tagulandang Biaro yang lebih baik. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









