Ngaku Kanit Laka, Mandor Travel Dimintai Uang Rp7 Juta

- Editorial Team

Selasa, 27 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, TRIBRATA TV

Mandor mobil travel nyaris tertipu seseorang yang mengaku Kanit Laka Lantas Polres Batu Bara, Sumatera Utara. “Sang Kanit” minta uang Rp7 juta untuk menghentikan kasus tabrakan yang melibatkan mobil travel itu.

Penipuan ini terbongkar setelah mandor travel dan seorang anggota polisi di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu curiga atas permintaan itu.

Kanit Laka Lantas Polres Batu Bara, Ipda Wahidin dalam konferensi pers, Selasa (27/07/2021) menduga pelaku memantau informasi peristiwa lakalantas yang terjadi di Batu Bara karena pelaku tahu persis nama supir dan korban.

BACA JUGA  Sepasang Kekasih Tewas di Jalan Lintas Dairi, Motor Tergelincir Lalu Ditabrak Bus

Dijelaskan Wahidin, sebelumnya telah terjadi lakalantas antara sepeda motor dengan mobil travel avanza di Perkebunan Simpang Gambus pada Minggu (25/7/2021). Kecelakaan itu mengakibatkan pengendara sepeda motor tewas.

Pelaku yang mengaku sebagai Kanit Lakalantas menelepon mandor travel di Rantau Prapat, Labuhanbatu. Saat itu ada juga Bripka Willy, anggota Polres Labuhanbatu.

“Bripka Willy heran kok nekat kali perwira polisi minta transfer uang, lalu Bripka Willy menelpon personil lakalantas Polres Batu Bara meminta nomor saya,”kata Kanit.

“Ketika pelaku menelepon Bripka Willy disambungkan dengan saya dan semua pembicaraan saya rekam,” tambah Ipda Wahidin.

BACA JUGA  Usai Debat Cabup Batu Bara, Tim 01 dan 03 Nyaris Adu Jotos, 02 Sholawatan

Pelaku juga mengirim nomor rekening Bank BNI atas nama Cristyanto.

Ketika dikroscek nomor pelaku saat berhubungan berada di kawasan Kebun Jeruk Jakarta, jelas Wahidin.

Beruntung pihak korban belum mentransfer uang kepada pelaku.

Kanit Lakalantas Ipda Wahidin menghimbau para korban lakalantas dan juga yang lainnya agar waspada ketika ada orang yang meminta sejumlah uang mengatas namakan Kepolisian.

Terkait kejadian lakalantas, pihak Satlantas Polres Batu Bara tidak pernah melakukan pungutan uang kepada korban, semua kejadian lakalantas harus melalui mekanisme yang sudah diatur dalam Undang – Undang Lalulintas, katanya. (Plk)

BACA JUGA  Polda Kalsel Ungkap Pertambangan Ilegal, 500 Ton Batubara Diamankan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Terbaru