Palembang, TRIBRATA TV
Puluhan pemilik kedai di Kota Palembang yang tergabung dalam Forum Kedai Bersatu berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Palembang, Selasa (25/5/2021).
Dalam tuntutannya mereka menganggap adanya tebang pilih terhadap penegakan Prokes dan pembatasan jam operasional kedai di Kota Palembang.
Koordinator aksi, Rudianto Widodo mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta keadilan kepada Pemerintah Kota Palembang.
“Kami minta adil agar menyamaratakan, kalau memang dibatasi semua kegiatan keramaian juga harus dibatasi. Jangan usaha kecil ditutup tapi keramaian ditempat lainnya seolah terabaikan,” ujarnya, Selasa (25/5/2021).
Sementara Mona, dari kedai Dapur Mertua menambahkan, pembatasan yang dilakukan seolah ada maksud tertentu. Mengingat pembatasan dianggap tidak merata.
“Diskotik kadang ada buka lebih dari jam 9 malam keatas. Penyebaran virus juga tidak ada jamnya pak, kalau memang harus dibatasi harusnya merata. Jangan hanya kami yang jadi korban karena di kedai ini justru jam 9 keatas baru ramai. kasian pak sama anak istri pekerja,” tutur dia.
Menyambut aspirasi dari para pemilik kedai tersebut, Asisten I Pemkot Palembang, Faizal akan menyampaikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Apapun itu sudah melakukan rapat semua instansi dan tidak diambil secara sembarangan. Selama ini tidak ada pembatasan tetapi saat ini karena covid makanya dibatasi. terkait tuntutan ini akan kami rapatkan dulu,” kata dia. (Suherman)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









