Kawal Sidang Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Bansos PENA, Warga Sihotang Orasi di PN Balige

- Editorial Team

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toba, TRIBRATA TV

Warga Kenegerian Sihotang penerima Bantuan Sosial Program Ekonomi Nasional (Bansos PENA) menggelar aksi orasi di depan Pengadilan Negeri Balige, Kabupaten Toba, Jumat (23/1/2026), menjelang sidang praperadilan kasus dugaan korupsi Bansos PENA yang menjerat mantan Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Samosir.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap permohonan praperadilan yang diajukan tersangka, sekaligus untuk mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat penerima bantuan.

Dalam orasinya, warga secara tegas menyatakan dukungan kepada Kejaksaan Negeri Samosir agar mengusut tuntas kasus Bansos PENA, termasuk menelusuri dan menindak pihak lain yang diduga terlibat.

“Kami datang ke pengadilan untuk memantau langsung sidang ini, supaya hakim tidak memenangkan praperadilan tersangka yang sudah ditahan,” ujar Albertus Sitanggang, salah seorang perwakilan warga Kenegerian Sihotang.

BACA JUGA  Aliansi Mahasiswa Pesisir Labuhanbatu Kirim Bantuan Bencana ke Hutagodang Tapsel

Albertus menyampaikan kehadiran warga juga bertujuan menyampaikan langsung keresahan masyarakat terkait penyaluran bantuan sosial yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Ia mengungkapkan, bantuan yang diterima warga tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa barang.

“Awalnya kami diberitahu bantuan sebesar Rp5 juta. Namun yang kami terima barang. Setelah kami hitung berdasarkan harga barang pada tahun 2024, nilainya tidak sampai Rp5 juta,” katanya.

Selain itu, kata Albertus lagi, mereka bukan hanya korban banjir lagi, tetapi korban Bansos PENA.

TONTON VIDEONYA:


Menurutnya, pola penyaluran bantuan tersebut bertentangan dengan petunjuk teknis Bansos PENA yang mengatur bantuan harus disalurkan melalui transfer langsung ke rekening penerima manfaat.

“Kami menduga bantuan yang seharusnya kami terima secara utuh telah diselewengkan. Ini merugikan masyarakat korban bencana,” tegas Albertus dalam orasinya.

BACA JUGA  Kanit Reskrim Panai Tengah Kunjungi Anak Penderita Kelumpuhan

Warga lainnya, Polma Mangaratua Sihotang menilai penggantian bantuan uang dengan barang membuka ruang terjadinya pengurangan nilai bantuan dan berpotensi menjadi modus penyimpangan anggaran.

Ia menambahkan, barang yang mereka terima ada pupuk, mulsa, pupuk cair organik, nilainya tidak sampai Rp5 juta.

‘Kehadiran kami di depan Pengadilan Negeri Balige ini juga menjadi bentuk tekanan moral agar proses hukum tidak berhenti pada satu tersangka. Juga kami memberikan dukungan moral kepada bapak Satria Irawan Kepala Kejaksaan Negeri Samosir karena telah menahan tersangka,” katanya.

Ia yakin, bukan hanya kadis itu pelakunya, pasti ada pelaku lain. Ia menegaskan penyaluran bantuan sosial melibatkan banyak pihak, sehingga aparat penegak hukum diminta mengungkap secara menyeluruh rantai tanggung jawab dalam kasus tersebut.

Diketahui, pascabanjir bandang tahun 2023, ratusan kepala keluarga di wilayah Kenegerian Sihotang tercatat sebagai penerima Bansos PENA yang bersumber dari Kementerian Sosial.

BACA JUGA  Aksi Nekat Seorang Ibu Buka Baju Tolak PPKM

Sidang Praperadilan dilaksanakan sekitar pukul 16: 30 WIB berjalan aman dan kondusif yang langsung disaksikan beberapa perwakilan korban banjir bandang Kenegerian Sihotang. (Ambrosius Simbolon)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan
Polisi: ASN BPN Nias Lompat dari Lantai 12 Usai Kencan

Berita Lainnya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas

Berita Terbaru

Peristiwa

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Senin, 20 Jul 2026 - 14:37 WIB