Sergai, TRIBRATA TV
Jumingan, warga Desa Serba Nanti Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) harus dilarikan ke salahsatu rumah sakit di Tebing Tinggi karena menabrak truk yang sedang berhenti, Selasa (20/8/2019) malam.
Pedagang ikan keliling ini diduga tidak melihat truk yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan mesin di jalan besar Sipispis-Tebing Tinggi, Pondok Pispis Desa Buluh Duri akibat penerangan yang minim.
Seorang saksi mengatakan kepada TRIBRATA.TV, peristiwa tersebut terjadi sebelum waktu Isya. Korban dari arah Tebing Tinggi menuju ke Pispis. Tiba-tiba saja terdengar suara dentuman keras.
“Saya melihat dia (korban) dari arah bawah menuju ke atas, tiba-tiba kami mendengar suara keras, seperti suara tabrakan. Kami datangi, korban berada di kolong belakang truk dan terjepit sepedamotor,”ujarnya.
Ia mengaku tidak melihat truk tersebut menyalakan lampu sen sebagai tanda tengah berhenti karena memgalami kerusakan.
Sedang supir truk sawit BK 8810 TF yang saat itu tengah duduk di warung kopi mengaku tidak tau kejadian tersebut. “Waktu itu aku lagi duduk di warung, tiba-tiba ada suara seperti orang jatuh dari kereta,”kata Juniper, supir truk.
Dari pantuan media ini, memang truk tersebut tidak memasang rambu segitiga pengaman di depan atau dibelakang sebagai tanda truk berhenti. Supir hanya memasang ranting daun dilokasi tersebut.
Peristiwa ini ditangani Polantas Polsek Dolok Merawan. (Hakim Sitanggang)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









