Takalar, TRIBRATA TV
Proyek pembangunan Talud di Desa Balang Tanaya Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Takalar, Sulsel menuai sorotan warga karena diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.
Diketahui pembangunan Talud ini salah satu bentuk keseriusan pemerintah desa dalam menjaga dan memelihara badan jalan, selain itu juga memberikan kenyamanan kepada masyarakat untuk mengamankan dan melindungi tanah agar tidak runtuh.

Dari pantauan di lokasi, Senin (20/5/2024), terlihat pembangunan Talud jalan tidak seperti biasanya. Misalnya di Dusun Je’nedinging nampak jelas ada pengerjaannya.
Sementara di Dusun Balang Tanaya ada dua jenis pekerjaan yakni Talud dan Irigasi.
Irigasi sepanjang 110 meter dengan nilai anggaran Dana Desa 2024 Rp75 juta. Sedang Talud dengan nilai anggaran Rp44.673.000 dengan panjang 175 meter yang dikerjakan secara sepotong-potong.
“Penempatan posisi Taludnya diduga tidak juknis yang ditentukan,” ujar seorang warga enggang disebutkan namanya.

Kepala Dusun Balang Tanaya, Daeng Romod yang juga pekerja di lokasi membenarkan kalau yang dikerjakan itu adalah Talud jalan bukan irigasi.
Ia minta agar TRIBRATA TV mencoba mengkonfirmasi Kepala Desa Balang Tanaya, Sunardi Daeng Rapi soal proyek ini.
Sayangnya konfirmasi yang dikirim melalui pesan WA belum direspon hingga berita ini ditayangkan.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









