SAPMA PP Simalungun Tuding Dasa Sinaga dan Zocson Silalahi Terlibat Dugaan Korupsi

- Editorial Team

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, TRIBRATA TV

Kecurigaan terhadap dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mendorong puluhan orang mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun di Jalan Asahan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (02/06/2022).

Massa yang mengatakan Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun itu lantas berunjuk rasa.

Cavin Fernando Tampubolon Kordinator Aksi, mengatakan pihaknya mengendus kasus dugaan Korupsi pada Dinas Pendidikan itu seperti dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang mengakibatkan 49 Sekolah Dasar di Kabupaten Simalungun tidak mendapatkan dana bantuan BOS, Pengadaan Buku untuk SD yang bersifat memaksa dan dugaan korupsi pada proyek pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

BACA JUGA  Hari ini Forum Jurnalis Lombok Timur Gelar Aksi Solidaritas pada Wartawan Karawang

Dikatakan Cavin, sebelumnya pihakya sudah membuat laporan pengaduan terkait hal itu ke Kejari Simalungun pada Jumat (27/06/2022) lalu.

SAPMA PP Simalungun itu menuding dua nama, yakni Dasa Sinaga dan Zocson Silalahi sebagai aktor intelektual dugaan KKN tersebut.

“Kami meminta Kejari Simalungun bekerja secara serius dan mendesak pihak Kejari Simalungun agar segera memanggil dan memeriksa Dasa Sinaga sebagai rekanan, Kepala Dinas Pendidikan Zocson Silalahi serta para Korwil Dinas Pendidikan Simalungun,”ucapnya.

BACA JUGA  Polres TTS Akhirnya Serahkan Berkas Korupsi Dana Kapitasi Dinkes ke JPU

Sementara itu Kasi Intel Kejari Simalungun Osor Olodaiv Siagian yang menerima para pengunjuk rasa mengatakan pihak Kejari akan serius menindaklanjuti tuntutan SAPMA PP Simalungun tersebut.

Osor juga mengungkapkan bahwa pihaknya baru mendapatkan laporan tersebut pada hari Jumat (27/06/2022) lalu dan kini masih dalam tahapan pengumpulan data dan keterangan.

“Laporan baru masuk jadi masih pengumpulan data dan keterangan dari pihak-pihak terkait,”kata Osor. (Joe)

BACA JUGA  4 Tersangka Kasus Korupsi Citraland Mulai Diadili di PN Medan Pekan Depan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat
Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur
Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani Sleman, Ahli Pertanyaan Dugaan Gas Metana

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:15 WIB

Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!