Puluhan Emak-emak Geruduk Dinsos Batu Bara, Tiga Bulan Saldo PKM Kosong

- Editorial Team

Senin, 27 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, TRIBRATA TV

Akibat situasi ekonomi yang serba sulit, terutama dalam situasi Covid-19, puluhan peserta PKH dan penerima bantuan sembako yang mayoritasnya kaum ibu rumah tangga menggeruduk kantor Dinas Sosial di Jalan Besar Desa Perupuk,Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Batu Bara, Senin (27/4/2020).

Kedatangan emak-emak yang sebagian membawa anak-anaknya itu ditenggarai protes tentang bantuan PKH dan KPM, yang sudah lama tidak didapat mereka, saldo Penerima Keluarga Manfaat (KPM) kosong, bahkan ada yang sampai tiga bulan.

Menurut salah seorang peserta PKH, KPM, Komalasari saat dikonfirmasi wartawan mengaku bahwa dirinya sudah dari bulan Januari tidak mendapat isi saldo dari kartu KKS yang dia miliki.

BACA JUGA  Baksos Korban Banjir,  Kapolres Serdang Bedagai Bagikan Paket Sembako

Sementara sebelum kondisi pandemi covid-19 ,dirinya mengaku kesulitan ekonomi apalagi ditambah pendemi covid-19. “Makinlah terjepit rakyat kayak kami ini yang suaminya hanya bekerja sebagai kuli kasar dan bekerja serabutan,” katanya.

Sari berharap kartu keluarga sejahtera (KKS) yang didapat nya dari pemerintah dapat terisi kembali saldo nya.

Sementara itu Kordinator PKH Mukrizal Arif membenarkan adanya puluhan ibu – ibu mempertanyakan haknya, ada yang sudah tiga tahap tidak terima bantuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BACA JUGA  Polres Batu Bara Tangkap 2 Perampok Sadis, Pukul Korban Pakai Kayu

“Ada 5.218 KPM-PKH yang tidak menerima bantuan, akibat adanya kesalahan sistem dari Kemensos RI dan perobahan dari Kemenkeu RI, berharap kedepan sistem – sistem seperti ini diperlonggar, kasihan melihat warga yang sangat membutuhkan, terutama dalam suasana pandemi covid-19,” kata Arif.

Warga berharap agar Bupati Batu Bara segera turun tangan, membantu warga yang kurang mampu saat ini lagi terjepit dalam hal ekonomi. (Plk)

BACA JUGA  Ricky Anthony Bantu 19 Keluarga Korban Kebakaran di Brandan, Langkat

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Terbaru

Nasional

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:21 WIB