Sitaro, TRIBRATA TV
Upaya pencarian korban bencana alam di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan satu jenazah yang tertimbun bebatuan, lumpur, dan pasir di samping rumah Keluarga Dumalang, Selasa (6/1/2026).
Penemuan jenazah tersebut menjadi bukti nyata kerja keras lintas sektor yang bersatu dalam misi kemanusiaan, di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari BKO Polda Sulut, meliputi Sabhara, Brimobda Polda Sulut, serta Tim Inafis dan Forensik Dokes Polda Sulut, yang diperbantukan langsung ke Polres Sitaro.
Tidak hanya dari unsur kepolisian, operasi kemanusiaan ini juga diperkuat oleh TNI Angkatan Darat melalui Korem, Kodim, dan Koramil, serta unsur TNI Angkatan Laut dari Kodaeral Sulut—transformasi dari Lantamal VIII Manado—bersama Posal Siau.
Sinergi tersebut semakin lengkap dengan keterlibatan Satpol PP, organisasi kemanusiaan, serta unsur masyarakat setempat yang secara sukarela membantu proses pencarian.
Jenazah ditemukan sekitar pukul 11.00 WITA dan berhasil dievakuasi pada pukul 13.30 WITA, setelah melalui proses penggalian yang membutuhkan kehati-hatian tinggi.
Pada tahap awal, pembersihan material longsoran dilakukan menggunakan alat berat untuk membuka akses dan mengurangi timbunan besar yang menutup lokasi korban.
Setelah itu, proses dilanjutkan secara manual menggunakan peralatan sederhana, agar jenazah dapat diangkat dalam kondisi tetap utuh dan terjaga secara medis maupun forensik.
Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Ulu Siau untuk dimandikan dan dilakukan proses identifikasi oleh tim medis dan forensik.
Dari hasil identifikasi, jenazah diketahui berjenis kelamin laki-laki atas nama Rakmon Bangsa, sebagaimana disampaikan oleh Tim Forensik DVI Polda Sulut bersama tenaga kesehatan Puskesmas Ulu Siau dan Dokes Polres Sitaro.
Proses identifikasi tersebut dipimpin langsung oleh IPDA J. Jacobs, dengan mengacu pada prosedur standar forensik untuk memastikan keakuratan data korban.
Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, SE, melalui Kasi Humas Polres Sitaro, Ipda Oktavianus Mapanawang, menyampaikan bahwa identitas jenazah telah dipastikan secara resmi.
“Jenazah telah teridentifikasi, dan ditemukan pula data sekunder yang menguatkan identitas korban,” ujar Ipda Oktavianus dalam keterangan tertulisnya.
Data sekunder yang ditemukan antara lain sebuah ponsel merek Realme warna silver, satu alat charger berwarna putih dengan kabel hitam, yang berada di dalam kantong celana mantel hujan berwarna biru.
Saat ditemukan, korban diketahui mengenakan kaos berwarna hijau lumut, yang juga sesuai dengan keterangan awal dari pihak keluarga.
Pihak keluarga korban telah dihadirkan dan bersama Tim Forensik DVI Dokes Polda Sulut memastikan bahwa jenazah tersebut benar adalah anggota keluarga mereka.
Meski satu korban telah ditemukan, Polres Sitaro menegaskan bahwa upaya pencarian korban lainnya belum dihentikan dan akan kembali dilanjutkan.
“Pencarian jenazah akan dilanjutkan pada Rabu, 7 Januari 2026,” tutup Kasi Humas Polres Sitaro, seraya menegaskan komitmen seluruh unsur untuk terus bekerja hingga seluruh korban bencana dapat ditemukan. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









