Asahan, TRIBRATA TV
Seorang remaja berusia 16 tahun tewas usai ditabrak Kereta Api di rel perlintasan tanpa palang, tak jauh dari rumahnya, di sekitaran Jalan Rebung LK II Kelurahan Siumbut-umbut Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, sekira pukul 19.50 WIB, tadi malam.
Korban, Ridho Firmansyah, sempat terpental beberapa meter dari titik awal tabrakkan. Wajah dan lengan kanannya robek hingga meninggal di lokasi.
“Kreta api dari Tanjung (Balai) yang nabrak. Dia mau nyeberang, trus datang kreta api. Mungkin gak didengar dia entah apa kan, langsung terpental. Kami dekati udah ninggal,” ucap Hendri, seorang warga pada wartawan, Senin (5/3/2021) sekira pukul 08.30 WIB.
Terpisah, saat dikonfirmasi, sekira pukul 09.00 WIB, Kapolsek Kota Kisaran Iptu Joy Sianipar S.Tr.K mengatakan, sebelum kejadian, korban terlihat berjalan seorang diri melintasi perlintasan rel tanpa menghiraukan kondisi sekitar.
Naas,bersamaan datang Kereta Api Penumpang Tanjung Balai – Medan, No Lokomotif BB2037801 No KA. KU69 dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban.
“Korban tewas di lokasi kejadian. Begitu kita mendengar kabar kejadian itu, bersama pihak Satlantas, kita langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” katanya.
“Dari hasil keterangan saksi saksi, saat itu korban diduga mengalami sakit Ayan. Jasadnya langsung dibawa keluarganya tadi malam,” akhir Joy Sianipar. (Gon)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









