Sebulan Buron, Polisi Ringkus Kakek 62 Tahun, Cabuli Anak Bawah Umur

Labuhanbatu, TRIBRATA TV 

Polres Labuhanbatu berhasil menangkap kakek pelaku cabul, tetangganya sendiri yang masih berusia 12 tahun.

IMG-20240227-124711

Pelaku ditangkap dari tempat persembunyiannya setelah kabur ke Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau pada Senin, (20/11/2023).

A-R alias Atok Rahim (62) warga Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, ditangkap personel Unit Pidum Satreskrim Polres Labuhanbatu, dipimpin Ipda Yasmin Purba, dalam pelariannya selama sebulan.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP James Hasudungan Hutajulu melalui Kasi Humas Iptu Parlando Napitupulu yang didampingi KBO Satreskrim Iptu Fajar Siddik, Kanit Pidum Ipda Yasmin Purba, dan Kanit UPPA Satreskrim, Selasa, (21/11/2023) menyebutkan, pengungkapan kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini bermula saat korban S-R (12) mengadu kepada orang tuanya pada awal Oktober 2023 lalu.

“Mengetahui anaknya menjadi korban pencabulan, ayah korban langsung membuat laporan ke Polres Labuhanbatu, tertanggal 13 Oktober 2023,” sebutnya.

Parlando juga memaparkan, pelaku melakukan aksi bejatnya, saat korban bermain dengan cucunya di rumah pelaku. Kemudian mengajak korban ke belakang rumah.

Untuk menutupi aksi bejatnya pelaku memberikan uang senilai Rp. 15.000.

“Dari pengakuan pelaku kepada petugas, perbuatan bejatnya tersebut dilakukan dengan cara mencium bibir dan payudara. Sebelumnya membungkam mulut korban, menggunakan tangan pelaku. Bahkan pelaku menjilat kemaluan korban,” sebutnya.

Sementara KBO Satreskrim Polres Labuhanbatu, Iptu Fajar Siddik menambahkan, perbuatan cabul tersebut dilakukan pelaku sebanyak 5 kali diwaktu yang berbeda, persisnya di belakang rumah pelaku.

Penangkapan terhadap pelaku, sambung Iptu Fajar, setelah mendapat laporan dari orang tua korban.

Satreskrim Polres Labuhanbatu langsung melakukan penyelidikan, dan penyidikan. Dengan mengambil keterangan 18 orang saksi. Kemudian dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang keberadaannya di Desa Rimba Melintang Kecamatan Rimbang Melintang Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

“Pelaku diamankan oleh personel unit Pidum, di persembunyiannya yang lebih kurang sebulan.” Pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku di jerat Undang – Undang tentang perlindungan anak, atau tentang tindak pidana kekerasan seksual.  Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (K Saragih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *