Amburadul, DPRD Sidak Proyek Pembangunan RSUD Nisel

Nisel, TRIBRATA TV

DPRD Nias Selatan (Nisel) Sumatera Utara menemukan beberapa bagian proyek pembangunan RSUD Nisel yang berada di Desa Hiliana’a dan Desa Hilidondrekha Kecamatan Telukdalam rusak. Dewan berjanji akan memanggil pihak terkait untuk mengungkap masalah tersebut.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) itu diketahui konstruksi bangunan pendukung seperti tembok penahan dan parit sudah ada yang retak, patah dan jebol.

Sidak yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Nisel Fa’atulo Sarumaha dan Ketua Komisi II Asazatilo Giawa untuk mengetahui bagaimana proses pembangunan RSUD Nisel yang saat ini sudah mencapai 98 persen.

Pembangunan RSUD senilai Rp48 miliar lebih itu dikerjakan PT. Maju Gemilang Mandiri dengan konsultan pengawas PT. Transima Citra Indo Consultan. Hal ini tertuang dalam Kontrak Kerja nomor: 640/KONTRAK/PPK-01/DINKES/2020 dengan masa kontrak 170 hari kalender yang dimulai bulan Juli tahun 2020.

Asazatulo Giawa menegaskan untuk mengungkap permasalahan dan kendala atas amburadulnya proyek pembangunan gedung RSUD Nisel, pihaknya sesegera mungkin memanggil dinas terkait, rekanan dan konsultan pelaksana.

“Agar semua permasalahan bisa terang benderang,”ujarnya.

Menurutnya dana pembangunan yang besar itu harus dijaga dan menghasilkan pembangunan yang bermutu. “Jika ini tidak terwujud tentu sangat merugikan masyarakat dan negara,” kata Giawa.

Sementara pihak konsultan dan kontraktor dihadapan para wakil rakyat mengaku kontrak proyek ini sudak tiga kali diperpanjang.

Dari pantauan awak media dilokasi, kondisi gedung RSUD Nisel yang tengah dibangun ini dinilai kurang layak karena secara kasat mata terlihat sudah mengalami banyak kerusakan permanen. Hal ini duga akibat kelalaian rekanan.

Misalnya saja, keramik bangunan ini tampak selalu berair karena ternyata dibawahnya terdapat mata air sehingga menyebabkan kerusakan pada lantai.

Pihak kontraktor berjanji segera membongkarnya dan memasang ulang untuk memperbaiki sebagaimana mestinya.

Tampak ikut dalam sidak ini beberapa anggota dewan antara lain, Sifaoita Buulolo (PAN), Nurlim Loi (PSI) dan Kristian Laia (P.Demokrat). (Sn.telambanua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *