Pria Paruh Baya yang Tewas Terikat Ternyata Dibunuh Anaknya

Asahan, TRIBRATA TV

Kurang dari 24 jam, Unit Jahtanras Satreskrim Polres Asahan berhasil mengungkap serta meringkus pembunuh Khairil Anwar (57) yang terjadi di Dusun II Desa Pasar Lembu Kecamatan Air Joman, Asahan, Sumut, subuh tadi.

Pelaku, Irwansyah Syahputra yang tak lain anak korban, diringkus tim yang dipimpin Kanit Jahtanras Iptu Moelyoto SH, saat berada di rumah korban, sekira pukul 16.45 WIB.

Pada wartawan, pelaku mengaku tega menghabisi nyawa ayahnya, hanya karena disebut anak tidak berguna.

“Dibilang ayah pula aku anak gak berguna. Padahal selama ini aku yang mengurus dia (korban,red). Emosi aku, langsung kupukul lah bang,” kilahnya di awal saat ditanyai, setibanya di Mapolres Asahan, sekira pukul 18.30 WIB.

Dikatakannya, saat itu, sekira pukul 04.00 WIB, dirinya sengaja mendatangi korban, bermaksud menghantarkan makanan.

Namun begitu bertemu, korban langsung marah-marah sembari menyebut dirinya sebagai anak tak berguna.

“Langsung kupukul, jatuh terlungkup, trus kuikat pake sarung kaki sama tangan, trus kulakban mulut sama hidungnya. Trus kupukul mukanya sekali sambil kusiram air. Lakban sama sarungnya punya ayah. Dah mati baru kulakban,” akunya lagi.

Anehnya, saat ditanya terkait sejumlah uang tunai senilai Rp3 juta yang diamankan dari sakunya, pelaku mengaku uang tersebut dipersiapkan untuk biaya penguburan korban.

” (Rp3 juta) itu sisa uang jual tanah 5 bulan lalu, ada Rp18 juta. Selebihnya udah habis untuk biaya berobat sama makan ayah. (Rp3 juta) Untuk biaya penguburan sama makan-makan yang nguburkan lah,” akunya dengan raut wajah serius.

“Aku anak tunggal, udah kawin, tapi belum ada anak. Nyesal bang,” ucapnya mengakhiri.

“Masih banyak yang perlu kita ungkap dari pengakuan pelaku. Hasil lidik kita, sudah diatur sama pelaku kejadian itu. Terlihat engsel pintu belakang sengaja dirusak pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ramadhani melalui Kanit Jahtanras Iptu Moelyoto SH, di ruangannya. (Gon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *