Sempat Dilaporkan Hilang, Nelayan Gurita Pulang Setelah 5 Jam Berenang

Simeulue, TRIBRATA TV

Saat sejumlah personil gabungan hendak mencari nelayan yang hilang, tiba-tiba nelayan yang dilaporkan hilang sudah kembali ke rumahnya di Desa Naik Bos Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue, Aceh, Minggu (22/1/2023) petang.

IMG-20240227-124711

Laporan hilang ini bermula ketika Sulfianto Lubis bersama temannya Herman Felani memancing gurita di sekitar wilayah Gosong Selang pada Minggu (22/1/2023) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Sekitar pukul 13.35 WIB, Sulfianto menyelam mencari gurita. Namun hingga satu jam kemudian ia tidak muncul sehingga rekannya panik. Karena tidak ada alat komunikasi, Herman Felani memutuskan kembali ke darat menginformasikan hal ini.

Ia melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa, tokoh masyarakat dan pihak keluarga agar mencari bantuan untuk melakukan pencarian.

Kepala Desa Naibos, Hamka kemudian melaporkan peristiwa itu ke seluruh pejabat terkait mulau Camat Teupah Barat, Kapolsek dan Basarnas. “Korban hilang saat mencari gurita diduga diterjang ombak besar saat berada di dasar laut,” begitu laporannya.

Kapolres Simeulue AKBP Jatmiko melalui Kapolsek Teupah Barat Iptu Sutriman Syah menyampaikan pihaknya menerima laporan dari kepala desa sekitar pukul 18:00 WIB.

Timnya pun segera ke lokasi bersama personil Basarnas dan lainnya. Saat persiapan melakukan pencarian, tiba-tiba sekitar pukul 19.15 WIB, pihak desa menelpon kalau Sulfianto Lubis sudah kembali dari laut dengan selamat dan saat ini berada di rumahnya.

“Alhamdulillah korban Sulfianto telah kembali di rumahnya dengan selamat di Desa Naik Bos tanpa bantuan. Ia berenang selama kurang lebih 5 jam dibantu dorongan ombak menuju pantai. Juga dibantu sepatu bebeknya,” kata Kapolres.

Dalam kesempatan ini Kapolres memesan dan berharap agar nelayan lebih berhati-hati. “Apa lagi dalam sepekan terakhir pantai barat khusus Kepulauan Simeulue sedang dalam cuaca tidak baik, tetap hati-hati dan jika memungkinkan lengkapilah peralatan persiapan melaut seperti alat komunikasi, ponsel atau alarm tanda bahaya dan sebagainya,” pintanya.

Sementara Camat Teupah Barat, Muhsin saat dirumah korban menyampaikan terimakasih kepada seluruh tim yang terlibat turun dalam upaya pencarian. “Allhamdulillah Sulfianto Lubis sama sama kita ketahui, kembali dengan selamat tanpa bantuan, ini adalah sesuatu keajaiban karena anugrah yang kuasa pada kita semuanya,” kata Camat.

Pantauan TRIBRATA TV di lokasi kejadian dan di rumah korban, ratusan masyarakat memenuhi areal dan rumah korban di sambut oleh pihak keluarga dengan tangisan yang tidak bisa dibendung hingga seluruh warga yang berhadir larut.

Ucapan dan doa selamat pun berdatangan dari berbagai pihak yang hadir,termasuk Pos Ramil, Basarnas TNI AL dan masyarakat. (M.zebua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *